Info update
Loading...

Berita Nasional

Gubernur Sulsel/Wakil Gub

Gubernur Sulsel/Wakil Gub
Terima Penghargaan

Ketua DPD PAN SULSEL

Ketua DPD PAN SULSEL
PAN Sulsel

Kapolres Gowa

Kapolres Gowa
Di himbau kepada masyarakat agar menghindari seperti balap liar, jgn main petasan dn jgn kriminal main kelompok.(AKBP Simanjuntak SH, SIK,MH, M.I.K

PERSILADI

PERSILADI



Berita Daerah

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Masjid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masjid. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 16 November 2019
Tumpah Ruah Warga Hadiri Tabligh Akbar Ustad Adi Hidayat Di Masjid Agung Syekh Yusuf

Tumpah Ruah Warga Hadiri Tabligh Akbar Ustad Adi Hidayat Di Masjid Agung Syekh Yusuf


GOWA (KARYA INDONESIA) Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati Masjid Agung Syekh Yusuf, Sabtu (16/11). Hal ini terlihat dari padatnya masjid mulai dari lantai 1, lantai 2 hingga pelataran masjid.

Mereka datang menghadiri Tabligh Akbar bersama Ustad Adi Hidayat, Lc. MA yang merupakan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Gowa ke-699 Tahun.

Warga Tinggimoncong Hadia mengaku kedatangannya pada tabligh akbar ini karena ingin melihat langsung Ustad Adi Hidayat.

"Biasanya saya hanya mendengar ceramah beliau dari media sosial. Ceramah pak ustad memang sangat bagus dan menyentuh hati, apalagi cara menyampaikannya sangat sopan," katanya usai menghadiri Tabligh Akbar.

Dirinya pun sangat mengapresiasi program-program pemerintah dibidang keagamaan. Salah satunya program jumat ibadah yang telah dilakukan hingga ke tingkat kecamatan.

"Kitab sangat akui di pemerintahan Bapak Bupati Gowa saat ini banyak program-program pembinaan akhlak yang dilakukan. Ini sangat bagus," akuinya.

Sementara, H. Yusuf warga Maros mengatakan, dirinya datang bersama keluarga besarnya. Dirinya bersama keluarga ingin mendengar ceramah-ceramah Ustad Adi Hidayat secara langsung.

"Saya sama keluarga besar, kesini ada lima mobil," katanya.

Untuk mendapat tempat didepan ia pun datang sebelum shalat subuh.

"Saya shalat subuh disini supaya bisa dapat barisan paling depan karena memang mau lihat langsung pak ustad," terangnya.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, tabligh akbar tersebut menjadi kegiatan rutin tahunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa sebagai bentuk kesyukuran kepada Allah SWT atas pencapaian yang telah didapatkan dalam kerja-kerja pembangunan demi mendorong kesejahteraan masyarakat.

"Kita sangat bersyukur kepada Allah SWT karena pada tabligh akbar ini kita bisa menghadirkan ustad kondang Adi Hidayat, LC.MA," katanya dalam sambutannya.

Apalagi pada Tabligh Akbar kali ini dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Pemkab Gowa dengan Quantum Ahyar Institut dalam rangka pembinaan dan pembentukan penghafal Alquran bagi para imam desa, kelurahan, dusun dan lingkungan di wilayah Kabupaten Gowa.

Pada kesempatan tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan Hapus Tato yang digelar Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan). (K.Sijaya)
Selasa, 13 Agustus 2019
Gubernur  Sulsel Dampingi Wapres JK Tinjau Pembangunan Masjid 99 Kubah

Gubernur Sulsel Dampingi Wapres JK Tinjau Pembangunan Masjid 99 Kubah


MAKASSAR (KARYA INDONESIA) -- Sebelum bertolak kembali ke Jakarta usai hadir di Makassar untuk agenda Idul Adha, hari ini, Senin (12/8) Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri Mufidah Kalla melakukan peninjauan di Masjid 99 Kubah di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI).

Turut mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah bersama istri Liestiaty F Nurdin, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Hamidin, Penjabat Wali Kota Makassar, M Iqbal Suhaeb bersama istri Murni Iqbal Suhaeb.

Selain itu hadir juga Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel Periode 2008-2018, Syahrul Yasin Limpo - Agus Arifin Nu'mang, Wali Kota Makassar Periode 2009-2014, Ilham Arief Sirajuddin, pengusaha dan tokoh nasional HM Aksa Mahmud, dan bersama beberapa tokoh Sulsel.

Wapres Jusuf Kalla mengenakan kaos biru dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla dengan terusan cream meninggalkan kediaman pribadi pukul 06.03 Wita. Sementara Nurdin Abdullah mengenakan baju kaos lengan panjang berwarna merah. Rombongan berjalan menuju Masjid 99 Kubah di kawasan CPI melintasi Jalan Haji Bau dan Jalan Metro Tanjung Bunga. Mereka berjalan kaki.

Wapres Jusuf Kalla mengelilingi kawasan Masjid 99 Kubah termasuk meninjau langsung pembangunan dan menyaksikan interior Masjid hasil yang didesain Gubernur Jabar, Ridwan Kamil ini.

Dari hasil peninjauan Nurdin mengungkapkan bahwa ada hal yang akan dikerjakan nantinya. Yang pertama, kata Nurdin, adalah bagaimana mengatasi bau busuk dikawasan CPI terus.

"Yang Pertama Pak JK mau melihat di lingkungan CPI, jadi yang kita bahas adalah dia menyampaikan dia sudah panggil pengembang dari Ciputra untuk segera mencari solusi bau kurang enak yang terjadi di Pantai Losari, mungkin memang sirkulasi yang belum bergerak ya, yang ada di Pantai Losari." Kata Nurdin Abdullah.

Yang kedua, Kata Nurdin, dengan melihat kondisi Mesjid 99 Kubah di kawasan CPI yang terletak di sekitar pantai, JK meminta agar dilakukan redesain pembangunan Masjid 99 Kubah agar dibuatkan ventilasi.

"Yang kedua masjid itu harus kondisi tidak ber-ac,  karena pak JK bilang mesjid berada di pinggir pantai, makanya dia (Pak JK) akan bicara dengan Ridwan Kamil untuk diredesain supaya Bagaimana masjid ini dikondisikan dengan tidak ber-AC" jelas NA

Dan yang terakhir, NA dan Wapres JK singgah disekitar pantai Losari menikmati makanan khas Makassar yakni Buroncong sambil melihat orang yang sedang senam di pinggir Pantai Losari.

"Yang ketiga kita makan buroncong. (Makanan khas Makassar) sambil liat orang senam senam." Ungkapnya.

Mereka berada di lokasi ini selama 45 menit rombongan berkeliling dikawasan Masjid 99 Kubah.

Di Pantai Losari, Jusuf Kalla duduk semeja dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Pangdam XIV/Hasanuddin, Kapolda Sulsel, Penjabat Wali Kota Makassar, mereka menikmati panganan kue tradisional Sulsel, Buroncong.(K.Sijaya)
Sabtu, 10 November 2018
BRI Makassar Kucurkan Dana CSR Rp 500 Juta Ke Pembangunan Masjid Pemkab Gowa

BRI Makassar Kucurkan Dana CSR Rp 500 Juta Ke Pembangunan Masjid Pemkab Gowa

Suntikan dana segar yang dilakukan BRI Makassar melalui Kucurkan Dana CSR Rp 500 Juta untuk pembangunan Masjid yang berada di perkantoran Pemkab Gowa tentu saja disambuat antusias dan rasa syukur, karena bantuan ini akan mempercepat selesainya Masjid Nurul Yasin.

Gowa (Karya Indonesia) - Melalui Pimpinan BRI Wilayah Makassar menyerahkan Bantuan Dana Bina Lingkungan untuk Renovasi Masjid Nurul Yasin Kantor Bupati Gowa sebesar Rp 500.000.000, di Masjid Agung Syekh Yusuf, Jumat, (9/11).

Wakil Pemimpin Wilayah BRI Makassar, Yogie Indratenaya, yang menyerahkan langsung bantuan tersebut mengaku sudah tiga kali mengalokasikan CSR nya di Kabupaten Gowa yakni dua kali di Masjid Agung Syekh Yusuf dan sekali di Masjid Nurul Yasin Kantor Bupati Gowa.

"Kita memang memiliki dana CSR yang harus dialkokasikan, kenapa kota pilih di Gowa ini karena pembangunannya terbukti," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyampaikan rasa terimakasihnyan kepada BRI Wilayah Makassar ini. Ia berharap dengan adanya bantuan-bantuan dari pihak luar, Masjid yang ada dikawasan Kantor Bupati ini bisa cepat selesai, sehingga bisa memudahkan para ASN melakukan kewajibannya sholat lima waktu.

"Kami sangat menerima bantuan dari mana saja untuk pembangunan masjid tercinta kita, semoga BRI bisa mendapatkan pahala yang setimpal, dan doakan semoga bisa segera tuntas agar kita mampu melaksanakan ibadah dengan kapasitas jamaah yang lebih bamyak," harap Bupati termuda se Kawasan Timur Indonesia itu.

Sekadar diketahui penyerahan bantuan tersebut dirangkaiakan dengan pencerahan kalbu Jumat Ibadah Kabupaten Gowa, dengan ceramah yang dibawakan oleh Ustadz Salahuddin Rahman .(Kadir Sijaya)
Jumat, 02 November 2018
Bupati Gowa Bangga Masih Ada warganya Mau Hibahkan Tanahnya Untuk Pembangunan Mesjid.

Bupati Gowa Bangga Masih Ada warganya Mau Hibahkan Tanahnya Untuk Pembangunan Mesjid.


Gowa (Karya Indonesia) - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meresmikan Mesjid Nurul Yusuf, terletak di Andi Tonro, Jumat (2/11). Mesjid yang dibangun diatas tanah seluas 700 meter persegi ini mampu menampung jamaah hingga 700 orang.

Ia mengaku bersyukur masih ada masyarakat mau menghibahkan tanahnya guna membangun masjid di dalamnya.

"Alhamdulillah sampai sekarang kita semua masih bisa hadir melaksanakan kewajiban kita melaksanakan shalat jumat dan suatu kesyukuran bagi siapa saja membangun masjid, Insyaallah akan mendaptkan ganjaran pahala dari Allah SWT, ini menunjukkan kualitas masyarakat Gowa untuk bisa membangun Mesjid, " ungkapnya.

Dirinya berharap, semua masyarakat bisa bekerjasama dan memakmurkan masjid tersebut. "Tentunya dibutuhkan kerjasama serta kekompakan seluruh lapisan masyarakat didalamnya, saya berharap masjid ini tidak hanya cantik dari fisiknya tapi cantik dan gagah juga jamaahnya karena bisa memakmurkan masjid khususnya dalam melakukan shalat 5 waktu," urai Bupati Gowa.

Tak hanya itu, pada kesempatan ini juga, Adnan membeberkan, Mesjid Agung Syekh Yusuf ditargetkan rampung akhir Desember nanti. Dan Sungguminasa yang akan dilakukan penataan yakni membangun pedestrian bagi pejalan kaki, sehingga semua bisa menikmati indahnya Kota Sungguminasa.

"Saya menghimbau kembali masyarakat punya bangunan melewati batas atau berada diatas saluran untuk segera membongkarnya karena akan dilakukan penertiban, ini demi kepentingan kita bersama dalam mempercantik Sungguminasa," imbaunya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Nurul Yusuf, H.Yusuf Sommeng, mengungkapkan, Mesjid ini selesai dalam waktu 3 bulan ini telah mulai digunakan pada ramadhan kemarin, meskipun baru diresmikan hari ini.

 "Untuk menetapkan arah kiblat kami koordinasi dengan Kemenag, dan masjid ini berada diatas tanah seluas seluas 700 meter persegi.

dengan daya tampung jamaah 700 orang, memang keliatannya kecil, namun setelah berada didalamnya bisa keliatan luas, Alhamdulillah kita juga mendapatkan berbagai sumbangan.

Meskipun awalnya kami tidak mau menerima, akhirnya karena kita juga tidak mau menghambat amalannya jamaah sehingga pembangunan masjid bisa terwujud seperti terlihat sekarang," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Omar Sahar, mengaku pembangunan masjid tidak lepas dari semua pihak, diharapkan bisa menjadi pusat keagamaan.

Tak hanya itu, dirinya juga berencana mengibahkan tanah didepan masjid untuk membangun TPA, Rumah Imam, hingga program pengajian, dilengkapi dengan teknologi aplikasi dapat diakses santri dan orangtuanya.

"Semoga dengan adanya masjid ini bisa memperkuat tali silaturahmi kita, dan bisa memperdalam ilmu agama dengan menyaksikan ceramah-ceramah agama, kami selaku panitia sangat berterima kasih kepada smua pihak yang telah membantu pembangunan masjid ini," tutup Omar Sahar.(Kadir Sijaya)
Selasa, 22 Mei 2018
Imam Masjidil Haram, Syeikh Abdul Azis Bandar Balilah, Pimpin Tarawih Di Mesjid Syekh Yusuf Gowa

Imam Masjidil Haram, Syeikh Abdul Azis Bandar Balilah, Pimpin Tarawih Di Mesjid Syekh Yusuf Gowa

Gowa, Karya Indonesia News.com- Imam Masjidil Haram, Syeikh Abdul Azis Bandar Balilah bertindak sebagai Imam tarawih sekaligus penceramah pada malam keenam pelaksanaan sholat tarawih di Masjid Agung Syekh Yusuf, Jalan Masjid Raya, Kabupaten Gowa, Senin , 21/5/18
Kedatangan rombongan ini disambut antusias masyarakat Gowa yang ingin melihat secara langsung Syekh Abdul Azis .

Menurut Kepala Bagian HumasKab Gowa, Abdullah Sirajuddin mengatakan, pelaksanaan salat Tarawih di Masjid Agung Syekh Yusuf, yang merupakan Masjid kebanggaan masyarakat Kabupaten Gowa dipadati ribuan jamaah.


“Ini nampak jelas, para jamaah yang hadir melaksanakan ibadah sholat tidak hanya memadati ruangan didalam masjid, bahkan halaman masjid agung Syekh Yusuf hingga jalan raya di depan masjid dipadati ribuan jemaah yang ingin melaksanakan shalat tarawih,” ujarnya.
Syeikh Abdul Azis Bandar Balilah dalam ceramahnya banyak berbicara tentang manfaat dari membaca dan mempelajari Al-Qur’an.
Dijelaskannya, keutamaan dalam mempelajari alquran dapat membuat kita lebih paham makna yang terkandung didalamnya, serta kita dapat mengetahui cara membaca al-quran dengan baik dan benar.
Selain itu, Imam masjidil haram yang berdakwah menggunakan bahasa Arab, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, utamanya Jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa yang telah memfasilitasi kedatangan kami beserta rombongan, semoga pertemuan hari ini menjadi ajang silaturahmi yang akan terus berlanjut, karena saya sangat mencintai Indonesia,” kata Syeikh Abdul Azis Bandar Balilah melalui penerjemahnya.
Usai menyampaikan ceramah, Syeikh Abdullah langsung memimpin salat tarawih, yang turut di hadiri Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, para Muspida, serta para pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.(Kadir Sijaya/KIN.com)

Random Post

Back To Top