Info update
Loading...

Berita Nasional

Gubernur Sulsel/Wakil Gub

Gubernur Sulsel/Wakil Gub
Terima Penghargaan

Ketua DPD PAN SULSEL

Ketua DPD PAN SULSEL
PAN Sulsel

Kapolres Gowa

Kapolres Gowa
Di himbau kepada masyarakat agar menghindari seperti balap liar, jgn main petasan dn jgn kriminal main kelompok.(AKBP Simanjuntak SH, SIK,MH, M.I.K

PERSILADI

PERSILADI



Berita Daerah

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Rabu, 11 Maret 2020
Pemkab Takalar Sambut Gembira Kehadiran Mahasiswa KKP Unpacti Makassar

Pemkab Takalar Sambut Gembira Kehadiran Mahasiswa KKP Unpacti Makassar

TAKALAR (KARYA INDONESIA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar menyambut gembira kehadiran puluhan mahasiswa Universitas Pancasakti (Unpacti) Makassar yang melaksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) selama satu bulan di Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel) Takalar, mulai pekan kedua Maret hingga pekan kedua April 2020.

“Pemerintah Kabupaten Takalar menyambut gembira kehadiran mahasiswa Universitas Pancasakti Makassar yang melaksanakan Kuliah Kerja Profesi di Kecamatan Polsel, karena kehadiran mahasiswa KKP Universitas Pancasakti tentu akan membantu berbagai program kerja yang ada di Kecamatan Polsel,” kata Kabag Pemerintahan Setda Takalar, Drs H Faisal Sahing MSi.

Hal itu ia sampaikan saat bersama Camat Polsel, Baharuddin SSos MSi, menerima secara resmi puluhan mahasiswa KKP Unpacti yang diantar langsung Rektor Unpacti, Dr Rusdin Nawi, didampingi Dekan Fisipol Unpacti, Drs Qamal MSi, Dekan FKIP Unpacti, Jafar SPd MPd, serta sejumlah dosen pembimbing, di Aula Kantor Camat Polsel, Selasa, 10 Maret 2020.

Camat Polsel, Baharuddin, juga mengaku gembira atas kehadiran mahasiswa KKP Unpacti dan berharap mahasiswa dapat membaur dengan masyarakat selama melaksanakan Kuliah Kerja Profesi.

“Kebetulan Pak Rektor ini adalah dosen saya dulu waktu kuliah program sarjana,” ungkap Baharuddin, yang disambut tepuk-tangan para lurah, kepala desa, dosen, dan mahasiswa.

Rektor Unpacti, Rusdin Nawi, pun mengaku sangat berbahagia atas sambutan Pemkab Takalar, apalagi dalam penyambutan mahasiswa KKP dihadiri langsung Kabag Pemerintahan yang mewakili Pemkab Takalar, juga hadir Camat Polsel, serta para Lurah dan Kepala Desa yang daerahnya ditempati Kuliah Kerja Profesi.

“Saya juga berbahagia karena Pak Camat ini adalah mahasiswa saya dulu dan beliau sekarang sudah sukses menjadi Camat Polongbangkeng Selatan. Jadi Pak Camat, para Lurah, dan para Kepala Desa, saya selaku rektor menitipkan anak-anak mahasiswa kami, mohon bimbingannya agar mereka dapat melaksanakan KKP dengan baik,” tutur Rusdin Nawi.

Ketua Panitia KKP Unpacti Makassar, Zaldi Rusnaedy SIP MIP, kepada wartawan menjelaskan, mahasiswa yang melaksanakan KKP di Kecamatan Polsel Takalar sebanyak 71 orang, terdiri atas 40 mahasiswa Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Politik (Fisipol), dan 31 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

“Mereka ditempatkan pada enam kelurahan dan dua desa, yaitu Kelurahan Pe’bundukang, Kelurahan Canrego, Kelurahan Bontokadatto, Kelurahan Bulukunyi, Kelurahan Patte’ne, Kelurahan Rajaya, Desa Su’rulangi, dan Desa Cakura,” sebut Zaldi. (DIR/KIN)


Kamis, 26 September 2019
Demonstrasi Mahasiswa Makassar Sulsel Tetap Kondusif, Pemerintah Hadir Menyampaikan Aspirasi

Demonstrasi Mahasiswa Makassar Sulsel Tetap Kondusif, Pemerintah Hadir Menyampaikan Aspirasi


MAKASSAR (KARYA INDONESIA) Demonstrasi skala besar dan nasional sejak dua hari lalu yang dimotori mahasiswa terkait penolakan terhadap sejumlah Rancangan Undang-Undang yang telah dan sedang beproses pada lembaga pemerintahan, termasuk demo besar mahasiswa seluruh kampus di Sulawesi Selatan, baik di Kota Makassar maupun di kabupaten/kota lainnya yang berlangsung dengan agresif tapi tetap kondusif dan terkendali.

Kadis Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Prov Sulsel, Andi Hasdullah dalam releasenya ke media hari ini, Kamis (26/09/2019) mengatakan, Gubernur Nurdin Abdullah dalam menyikapi demo, khususnya di Sulsel terus melakukan koordinasi dengan unsur Forkopimda, Kapolda dan pihak terkait lainnya untuk mengawal demo agar aspirasi masyarakat kita dengarkan, kita teruskan pesannya ke pemerintah pusat untuk jadi masukan dalam perumusan kebijakan yang menjadi tuntutan para demonstran dan yang paling penting juga pengawalan agar penyampaian aspirasi ini berlangsung dengan tertib dan meminimalisir gangguan dan ketertiban umum serta tidak anarkis atau merusak fasilitas umum.

Nurdin Abdullah turun ke lapangan termasuk berkoordinasi dengan kampus dan terus memantau dan perhari ini eskalasi sudah menurun dan kondisi Makassar berangsur pulih dan kondusif. "Pelayanan pemerintahan berjalan baik dan roda perekonomian tetap stabil serta lalulintas sudah mulai kembali lancar," ungkapnya.

"Kita berharap para mahasiswa sudah dapat kembali ke kampus untuk kuliah normal seperti biasa, intinya aspirasi demo itu pesannya sudah direspon oleh pemerintah untuk dikaji lebih lanjut," imbuhnya.

Gubernur Nurdin Abdullah memberi apresiasi dan terimakasi kepada semua unsur Forkopimda dan pihak terkait lainnya atas dedikasi dan tanggung jawab yang tinggi dalam pengawalan demo yang berlangsung dengan persuasif dan baik. Apresiasi juga disampaikan kepada mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya walaupun agresif tapi aspirasi telah disampaikan dengan baik dan menghindari anarkisme yang bisa merugikan orang lain.

Hasdullah menyebutkan bahwa demonstrasi untuk menyampaikan aspirasi itu adalah hak warga negara yang dilindungi sehingga demo ini adalah sesuatu yang wajar saja apalagi itu maksudnya untuk menyuarakan kepentingan bangsa dan negara Indonesia yang makin baik yang mampu terus meningkatkan daya saing bangsa dan memberikan  kepastian hukum. "Ini salah satu poin penting dalam memberi keyakinan kepada para pengusaha terutama dari luar negeri untuk tetap melakukan investasi di Indonesia dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi  dan kesejahtraan rakyat yang makin maju,"tutupnya (K.DESI)
Senin, 16 September 2019
Gubernur Sulsel Disambut Mahasiswa UIM Dengan Antusias

Gubernur Sulsel Disambut Mahasiswa UIM Dengan Antusias

MAKASSAR (KARYA INDONESIA) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. H. M. Nurdin Abdullah berbicara konsep kepemimpinan di hadapan mahasiswa baru Universitas Islam Makassar (UIM), Senin (16/9).

Menurut Nurdin Abdullah, menjadi seorang pemimpin bukan sekadar memimpin sebuah wilayah, melainkan mampu menguasai setiap medan wilayah daerah yang dipimpin.

Di hadapan mahasiswa baru UIM, Nurdin Abdullah menyebutkkan pemimpin diharuskan memanfaatkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendorong pembangunan dan inovasi di berbagai bidang demi kemajuan sebuah bangsa.

"Kita harus menjadi pemimpin yang bisa menguasai wilayah kita, dan kita harus memanfaatkan sumber daya manusia yang andal, kami juga mengunakan kampus sebagai dapur pemerintah," ungkap Prof Nurdin dalam sambutannya, di acara kuliah umum UIM Makassar.

Terlebih, lanjut Nurdin, dalam menyelesaikan sebuah masalah, seorang pemimpin harus cermat memutuskan dan menyelesaikan masalah dengan cara mencari tahu penyebabnya.

"Setiap terjadi sesuatu, jangan cari yang menggerakkan tapi cari penyebabnya. Dan saya menjadi Gubernur tentu momennya beda memimpin kabupaten dan menjadi pemimpin di provinsi. Kalau memimpin kabupaten kita punya otonomi wilayah, kalau di provinsi kita menjadi wakil pemerintah pusat di daerah," jelas mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.

Olehnya itu, guru besar Fakultas Kehutanan Unhas ini berharap kepada seluruh mahasiswa UIM Makassar agar belajar lebih giat agar kelak bisa menjadi pemimpin yang hebat.

"Kami semua akan berakhir dan dibatasi oleh umur. Jadi saya harap anak-anak ku bisa selesai dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara," pungkasnya. (K.DESI)
Sabtu, 20 Juli 2019
HM Arsyad Taba Terima Kunjungan Mahasiswa Bongaya

HM Arsyad Taba Terima Kunjungan Mahasiswa Bongaya


Takalar (Karya Indonesia) – Melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar Drs. H. M Arsyad, MM, Dg Taba menerima peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Angkatan XXXIX, Kamis/18/7 di ruang Pola Bupati Takalar
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar Bongaya (STIEM)
121 mahasiswa STIEM Bongaya dari 2 jurusan, yakni Prodi Manajeman dan Prodi Akuntansi akan melaksanakan dan menjalankan tugas KKL di kabupaten Takalar, selama 21 hari melaksanakan kegiatan kerja lapangan.
Sebanyak 13 desa dan kelurahan dalam melaksanakan program kegiatan kuliah KKL di 2 Kecamatan, yakni Kecamatan Polongbangkeng Selatan dan Kecamatan Galesong Selatan.
Dalam sambutannya, menjelaskan bahwa di Kabupaten Takalar terdiri dari 10 kecamatan dan Kecamatan Kepulauan Tanakeke menjadi kecamatan terbaru yang baru-baru ini di mekarkan.
Melalui proses kegiatan KKL yang akan dijalankan oleh para mahasiswa dapat menyalurkan ide-ide atau teori yang didapatkan di bangku perkuliahan, dalam menggali potensi yang ada di Kabupaten Takalar, dalam membantu dan membangun pembangunan di tingkat desa maupun kelurahan di tempat lokasi masing-masing para mahasiswa melaksanakan program kerja lapangan.
“Saya berharap dengan adanya program KKL ini para Mahasiswa STIEM Bongaya dapat memberikan suasana baru di masyarakat. Saling berbagi atau memberikan ilmu sehingga ada manfaat yang didapatkan masyarakat. Untuk itu kegiatan KKL diharapkan maksimal menerapkan ilmunya kepada masyarakat setempat harap H.M Arsyad.
Sementara itu, Ketua STIEM Bongaya Dr. Mappamiring P. M.Si, dalam laporannya menyampaikan sebanyak 121 mahasiswa STIEM Bongaya melaksanakan program KKL dimana diantaranya sebanyak 52 Mahasiswa Laki-laki dan 69 Mahaiswa perempuan.
Program KKL ini merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus dilaksanakan dalam menyelesaikan jenjang perkuliahan di perguruan tinggi. Para mahasiswa ditempatkan di Kabupaten Takalar untuk menggali potensi yang ada dalam membantu proses pembangunan yang ada, ujarnya.(Mir/Dessi)
Selasa, 21 Mei 2019
Lurah Romang Polong Terima Mahasiswa UIN Dalam Rangka Praktek Sosial Wilahnya

Lurah Romang Polong Terima Mahasiswa UIN Dalam Rangka Praktek Sosial Wilahnya


Lurah Romang Polong, Syamsuddin S.Sos Dg Mangawing didampingi Bimmasnya menerima kunjungan Mahasiswa UIN, dalam rangka sosialisasi kemanusiaan yang berkaitan dengan keadaan masyarakat jaman Now. Hal ini dikatakan kelompok mahasiswa yang bertandang diruang kerja Lurah Romangpolong, Selasa/21/5.
"Lurah Romang Polong, Syamsuddin, S.Sos diapit Mahasiswa UIN saat berkunjung diruang kerjanya"

Lebih jauh dikatakan bahwa tugas sosial yang diembang mahasiswa saat ini adalah ingin mengetahu sejauh mana tingkat sosial yang terjadi ditengah masyarakat. Seperti seringnya terjadi kekerasan dalam rumah tangga yang berakhir dengan perceraian. Keadaan ekonomi yang dan keadaan sosial lainnya, pungkas salah satu dari kordinator mahasiswa tersebut.

Lurah Romangpolong, Syamsuddin, S.Sos Dg Mangawing turut memberi gambaran keadaan warganya. Dikatakan bahwa masyarakat Romangpolong sangat menjaga istiadatnya, tingkat kebersamaan dan kegotong royonannya masih melekat kuat.

Hidup rukun bertetangga sangat dijunjung tinggi, masih kuat dalam menjaga budayanya. Termasuk Romang Polong adalah wilayahnya yang kuat dalam peradaban budaya, sekalipun sudah dihuni dari berbagai pendatang dari berbagai daerah yang sudah menetap disini. Mengingat maraknya perumahan yang ada di Romang polong yang dihuni dari berbagai daerah dan suku.

Namun demikian, warga kami masih utuh dan terjaga keberasamannya, kepedulian dalam bermasyarakat sangat baik, saling menghargai dan saling menghormati satu sama lainnya, beber Syamsuddin Dg Mangawing di ruang kerjanya. (Kadir Sijaya
Jumat, 21 September 2018
Rombongan Mahasiswa Polytechnic Singapore dan FKIP Unismuh Dijamu Bupati Gowa

Gowa (Karya Indonesia) Sebanyak 74 orang rombongan Mahasiswa Polytechnic Singapore yang bekerjasama dengan Fakultas Keguruan dan  Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH), dijamu makan malam oleh Bupati Gowa di Baruga Tinggi mae, Rabu (19/09).

Rombongan yang dipimpin oleh Dekan FKIP Unismuh Makassar Erwin Akib Ph.D tergabung dalam Community Learning Express ini terdiri dari, Singapore Polytechnic 28 orang Mahasiswa, 4 Dosen, Dari Kanazawa Institute of technology, 8 orang Mahasiswa, 3 Dosen dan dari Unismuh Makassar, 28 orang Mahasiswa, 3 Dosen.

Erwin menyampaikan bahwa KKN singkat adalah program ekspres untuk kedua kalinya di gelar tahun ini, yang pertama KKN ini digelar di Malino dan yang kedua di gelar di Desa Mandalle, Kecamatan Bajeng Barat.

"Unismuh dan Pemkab Gowa tidak bisa dilepaskan begitu saja, karena salah satu partisipasi yang sangat menguntungkan buat kami ketika fakultas kedokteran itu dibuka, rumah sakit yang menjadi rujukan adalah kab Gowa, jadi keterikatan inilah yang membuat kami akan selalu mendukung apalun itu, terutama di budang pendidikan" kata Erwin.

Tak hanya itu, dia juga berharap mudah-mudahan kolaborasi ini akan terus berlanjut, kami dikalangan akademik akan terus mensupport dan terus membantu program -program pembangunan di Kabupaten Gowa.

"Kami juga selalu menyampaikan kepada bapak bupati, kami siap khususnya di FKIP akan selalu mensuport aktivitas-aktivitas pengembangan edukasi di Kab Gowa, salah satunya yang kemarin kita coba untuk mendata adalah kampung Bahasa Inggris yang ada di Malino," ujarnya.

Sementara, Sekretaris Kabupaten Gowa, H Muchlis, yang mewakili Bupati Gowa dalam jamuan malam ini mengatakan, atas nama pemerintah dan masyarakat Gowa menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Gowa dalam Learning Ekspres ini.
Kerjasama yang sangat baik dan sangat mengguntungkan ini akan terus kami support, karena ini akan sangat mendukung semua program Pemkab Gowa.

"Tahun ini, kami terus mendorong kegiatan ekonomi produktif antara lain dengan sektor pariwisata. Dengan hadirnya KKN singkat ini,  sangat berarti karena potensi sumber daya manusia lokal itu dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomis produktif,"ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, dia juga mengatakan bahwa, Pemkab Gowa di dua tahun ini telah mencanangkan program yang namanya 'one village one product', dimana setiap desa mampu memiliki satu produk unggulan.

"Inilah yang sementara kami arahkan disetiap desa -desa, dengan adanya KKN ini maka akan sangat mendukung Desa Manndalle, karena sudah ditemukan jenis produk unggulan, namun kami butuh dukungan dari tiga lembaga yang hadir saat ini, untuk bisa kembali lagi memberikan edukasi-edukasi ke masyarakat Kab Gowa," ungkap Sekda Gowa dihadapan seluruh mahasiswa Learning Ekspress ini.

Diwaktu yang sama, Wildan Burhanuddin selaku ketua pelaksana KKN menyampaikan bahwa kegiatan Unismuh dalam hal ini FKIP bekerjasama dengan Singapore Politekhnik melakukan KKN singkat, dimana seluruh mahasiswa Politekhnik Singapore melakukan kolaborasi dalam 3 bentuk proyek kerja, yang pertama, proyek pembuatan batu bata, yang kedua proyek pembuatan tusuk sate, dan yang ketiga proyek pembuatan diding dari bambu. Ketiga proyek ini yang menjadi program kerjanya.

"Mahasiswa ini datang, tinggal, dan terjun langsung kepada masyarakat menanyakan masalah -masalah yang jadi kendala dalam membuat produk unggulan ini. Setelah mereka tampung, disinilah mereka ditantang untuk memberikan inovasi-inovasi, dimana bentuk capaian proyeknya berbentuk prototipe yang hasilnya mereka berikan kepada masyarakat," jelasnya. (KS)

Random Post

Back To Top