Info update
Loading...

Berita Nasional

Gubernur Sulsel/Wakil Gub

Gubernur Sulsel/Wakil Gub
Terima Penghargaan

Ketua DPD PAN SULSEL

Ketua DPD PAN SULSEL
PAN Sulsel

Kapolres Gowa

Kapolres Gowa
Di himbau kepada masyarakat agar menghindari seperti balap liar, jgn main petasan dn jgn kriminal main kelompok.(AKBP Simanjuntak SH, SIK,MH, M.I.K

PERSILADI

PERSILADI



Berita Daerah

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Gas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gas. Tampilkan semua postingan
Selasa, 06 Agustus 2019
Atasi Kekurangan Gas, Pemprov Sulsel Suplai LPG 3 Kg Ke Sejumlah Agen

Atasi Kekurangan Gas, Pemprov Sulsel Suplai LPG 3 Kg Ke Sejumlah Agen


MAKASSAR, (KARYA INDONESIA) Jeritan di berbagai daerah tentang kelangkaan Gas Elpiji 3 kg sudah masuk laporan nya. Kini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan menambah suplai gas elpiji ukuran 3 kilogram disejumlah agen elpiji di kota Makassar untuk mengantisipasi kelangkaan gas elpiji 3 Kg akhir-akhir ini

Gubernur Sulsel bersama Wakil Gubernur sepakat atasi Gas Alpiji yang saat ini langka di pasaran. Hampir semua daerah di Sulsel berteriak langka dan mahal, (06/08/2019). Hal ini di katakan bahwa penyebab kelangkaan tersebut adalah adanya inovasi masyarakat dalam pemanfaatan gas elpiji 3 kg termasuk dalam dunia pertanian.

Masyarakat Sulsel saat ini sudah cerdas makanya ia melakukan inovasi penggunaan gas elpiji 3 kg seperti untuk menjalankan pompa air dan masih banyak lagi yang lainnya sehingga gas elpiji 3 kg digunakan bukan semata-mata untuk keperluan rumah tangga lagi, tetapi banyak keperluan lain masyarakat, bebernya.

Dikatakannya, bahwa Pemerintah Sulawesi Selatan mendukung dan mengsupport inovasi masyarakat tersebut meskipun cara menggunakan gas elpiji 3 kg tersebut lari dari peruntukan sebenarnya.

"Kami tetap mengapresiasi inovasi tersebut dalam memanfaatkan gas elpiji untuk kebutuhan lainnya tetapi cara saja yang salah. Makanya kami akan melakukan pendataan terlebih dahulu di daerah mana saja yang mengalami kelangkaan sehingga kami akan menambah suplai gas di daerah tersebut," tambahnya.

Pemerintah Sulawesi Selatan terus melakukan koordinasi dengan Pertamina wilayah Sulawesi sehingga kelangkaan gas elpiji 3 KG dapat segera teratasi.

Sekedar diketahui, gas elpiji di sejumlah agen di kota Makassar Sulawesi Selatan mengalami kelangkaan sejak 2 minggu yang lalu. Selain mengalami kelangkaan, harga gas elpiji juga mengalami kenaikan yang sangat tinggi, sebelumnya hanya dijual Rp 15.500 per tabungnya, saat ini mencapai Rp 25.000 sampai Rp 30.000 pertabungnya, itupun warga jauh mendapatkannya. (K.Sijaya)
Selasa, 16 Februari 2016
no image

Wakil Rakyat Komisi II Bereaksi atas Kelangkaan GAS Di Tarakan

Tarakan- Kaltara Post, Masalah kelangkaan Gas yang selama ini terjadi, kini wakil Rakyat di DPRD Tarakan turun Gunung melihat dan mendengar apa keluhan masyarakat. Gas bagaikan momok bagi rakyat kecil, pasalnya susah mendapatkannya. Kalaupun ada sangat mahal dari harga patokan eceran. Ini sudah tidak adil karena menyangkut hidup hajat orang banyak, beber Dewan, Selasa 17/2. Komisi II dalam rapatnya yang dipimpin H.Jamaluddin SE,(PAN) sebagai ketua Sidang yang membidangi Ekonomi, Kesejahteraan dan Pendidikan. Pada kesempatan tersebut, sejumlah anggota Dewan memberikan pandangannya, bahwa Gas yang dianggap menghilang dengan harganya melambung dari harga pasaran. Menurut salah satu anggota Dewan, Herman Hamid (Demokrat) bahwa gara-gara Gas masyarakat terjadi gesekan. Dikatakannya bahwa yang perlu ditekankan adalah pendistribusiannya yang perlu dikawal. Sehingga muda kontrolnya, jangan lagi masyarakat berteriak, kasian.

Herman Hamid, mengatakan bahwa masalah ini sudah berkali-kali terjadi.
Seharusnya ada antisipasi dari dinas terkait. Bahkan wakil Rakyat menyarankan agar ada tindakan tegas. Termasuk Pangkalan Gas menjadi sorotannya. Untuk kedepan harus ada ketegasan dari pihak Dinas maupun elemen terkait, ujarnya.

Lain halnya H.Ruddin dari partai Golkar yang banyak menyoroti karena tidak adanya ketegasan dari pihak terkait, kasian masyarakat yang selalu menjadi korban. Pada hal masalah Gas 3 kg adalah haknya masyarakat bawah. Kita tidak mau masyarakat menjadi korban ketidak mampuan melawan situasi seperti ini, tegas H. RUDDIN.

Intinya ada penyiapan kartu kendali, sebagai pegangan masyarakat agar tidak menjadi bulan-bulanan karena masyarakat punya hak.
Saat ini Gas dianggap susah didapat, ada ketika dibeli dengan harga yang tinggi, sementara kalau mau membeli dengan harga normal sesuai harga eceran dipasaran jangan harap bisa dapat. Ini kan ironi dan kasian masyatakat kategori miskin, ujar Edi Patanan dari PDIP.
Demikian halnya yang dikatakan H. M Rusli Jabba bahwa hal ini bisa diatasi kalau semua pihak dan elemen terkait berjalan sebagai mana mestinya.

Sementara Dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Drs Untung P mengatakan bahwa intinya semua harus ada ketegasan dalam menjalankan aturan yang sudah digariskan, kita jangan hanya suka mengkritik tapi tidak bisa melaksanakan ketegasan dilapangan. Masalah Gas ini sering menjadi momok masyarakat Tarakan karena tidak adanya pihak terkait yang berikan sangsi berat, termasuk kami minta semua pihak khususnya yg terkait agar ada ketegasan, berikan sangsi tegas.

Kita jalankan aturannya saja agar apa yang selama ini terjadi terutama Gas yang dianggap langkah dan mahal, Maka semua yang terkait harus tegas jalankan rolnya. Jika
Aturannya benar-benar dikedepankan oleh semua pihak, ujar Untung P.

Sementara dari Partai Golkar, H. Hamid , menyampaikan pandangannya bahwa Harus ditata tapi jangan perna merugikan orang lain. Untuk menegakkannya perlu ada ada acuan hukumnya, sehingga aturan penerapan termasuk sangsinya bisa dipertanggung jawabkan.  Dewanpun sangat setuju kalau ada ketegasan tapi jangan ada yang merasa dirugiakn. Jangan ada masalah yang ditimbulkan jika aturannya ditegakkan. Karena yang pasti masyarakat kecil harus terlindungi.

Diakhir rapat sebagai Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang membawahi masalah Gas,  Untung P, tentu memberikan aspirasi kepada wakil rakyat yang sudah menyempatkan waktunya untuk membahas masalah rakyat. Karena kitapun ingin semua elemen yang terkait bisa menjaga kebutuhan rakyat khususnya di Tarakan agar aman. Termasuk didalamnya ada ketegasan menjalankan rolnya, sehingga aturannya betul-betul dijalankan, papar Untung P

Para wakil rakyat menitipkan pesan kepada Pak Untung agar dibuatkan beberapa pangkalan penyaluran Gas agar masyarakat mudah mendapatkannya. Termasuk Pendistribusiannya, pangkalan dan Agennya harus terpantau dengan baik, himbau para wakil rakyat di Komisi II melalui pimpinan sidangnya H. Jamaluddin SE. Dikatakannya bahwa bahwa harus ada ketegasan dari berbagai pihak khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Jalankan aturannya, kita tak ingin masyarakat bawah yang dikambing hitamkan. Rakyat sudah tidak berdaya kalau keadaan ini terus terjadi, kasian rakyat kecil, jelas Jamaluddin dari Partai PAN (Kadir)

Random Post

Back To Top