Info update
Loading...

Berita Nasional

Gubernur Sulsel/Wakil Gub

Gubernur Sulsel/Wakil Gub
Terima Penghargaan

Ketua DPD PAN SULSEL

Ketua DPD PAN SULSEL
PAN Sulsel

Kapolres Gowa

Kapolres Gowa
Di himbau kepada masyarakat agar menghindari seperti balap liar, jgn main petasan dn jgn kriminal main kelompok.(AKBP Simanjuntak SH, SIK,MH, M.I.K

PERSILADI

PERSILADI



Berita Daerah

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Bantuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bantuan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 04 Juni 2020
Mantap, 353 Orang Lansia Terima Sembako Dari Pemkab Gowa.

Mantap, 353 Orang Lansia Terima Sembako Dari Pemkab Gowa.

GOWA (MEDIA INDONESIA HEBAT) Sebanyak 353 lansia di Kabupaten Gowa menerima bantuan paket sembako. Masing-masing paket terdiri dari beras, susu khusus lansia, minyak goreng, mie instan, ikan sarden, sabun mandi, sabun cuci dan multivitamin.

Paket sembako untuk lansia ini diperuntukkan kepada mereka yang belum mendapatkan bantuan sosial. Seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun bantuan sembako lainnya.

Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji Syam Wuryani mengatakan, bantuan sembako ini dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia melalui BRSLU Gau Mabaji.

"Masing-masing paket sembako ini senilai Rp300 ribu," katanya di sela-sela memberikan bantuan secara simbolis kepada perwakilan Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) di Posko Induk Penanganan Covid-19, di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Kamis (4/6).

Bantuan ini pun diterima langsung Sekretaris Kabupaten Gowa, H. Muchlis.

Ia menyebutkan, paket sembako ini masih merupakan bagian dari penanganan Covid-19, yang mana merupakan bantuan hasil refocussing anggaran dari masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Ini untuk membantu masyarakat yang berdampak terutama lansia, apalagi penanganan Covid-19 ini masih belum berakhir. Mudah-mudahan ini bisa membantu melanjutkan kehidupan dari pada lansia di tengah pandemi saat ini," katanya.

Sementara Sekkab Gowa Muchlis mengaku, sangat mengapresiasi dengan adanya bantuan paket sembako ini.

Menurutnya, bantuan ini pula untuk melanjutkan pemberian social safety net atau jari pengamanan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 yang ada di Kabupaten Gowa.

"Kita sangat bersyukur dan mengapresiasi dengan adanya bantuan sembako bagi lansia ini karena terus terang segmen untuk marjinal rentan dan miskin itu memang dibutuhkan penanganan khusus. Apalagi ini sudah menyasar kelompok yang memang belum mendapatkan skim social safety net yang reguler," ujarnya.

Olehnya itu, Muchlis berharap LKS-LU yang menerima bantuan ini betul-betul menyalurkan dengan baik dan tepat sasaran.

Di tempat yang sama, Ketua LKS-LU Wahyu Mandiri Gowa Rizal menyampaikan terima kasihnya karena LKS nya sebelumnya juga telah menerima bantuan PROGRES-LU dan saat ini bansos sembako bagi lanjut usia.

"Saya sangat berterimakasih kepada Kementerian Sosial RI melalui Balai Lansia Gau Mabaji telah memberikan perhatian kepada lansia di LKS-LU Wahyu Mandiri Gowa sehingga kami sudah mendapatkan bantuan PROGRES-LU, dan lansia kami yang belum mendapatkan bantuan PROGRES-LU dapat diberikan bantuan sembako ini," ucap Rizal. (K.Sijaya)
Jumat, 29 Mei 2020
Mantap, Sekda Gowa Terima Bantuan APD Dari Club Salapang Community.

Mantap, Sekda Gowa Terima Bantuan APD Dari Club Salapang Community.

"Bantuan APD dari Salapang  Community diterima Sekdakab Gowa"

GOWA (MEDIA INDONESIA HEBAT) Dalam menghadapi Copid19 sejumlah organisasi telah berusaha memberi bantuan. Kali ini datang dari Salapang Community yang menyerahkan sejumlah alat pelindung diri (APD) ke Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa, Jum'at (29/5).

Bantuan ini diserahkan oleh Sekretaris Salapang Community, Nur Qadri yang diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, H. Muchlis.

Nur Qadri menyebutkan bahwa, bantuan APD ini merupakan bentuk dukungan Salapang Community kepada para tenaga medis yang ada di Kabupaten Gowa. Ia berharap APD ini dapat melindungi para tenaga medis dalam penanganan Covid-19 ini.

"Harapannya supaya ini bisa memenuhi kebutuhan APD di Kabupaten Gowa dan membantu  teman-teman yang ada di medis agar bisa bekerja dengan maksimal," ujarnya.

Ia menyebutkan APD yang diserahkan berupa baju hazmat 20 pcs, kacamata googles 12 Pcs, safety glass 40 pcs, handschone 300 pcs, head cap 160 pcs dan pelindung sepatu 2 bal.

"Ini sudah yang kebeberapa kalinya, tapi untuk masuk di gugus tugas ini baru pertama. Kemarin-kemarin kami langsung ke Puskesmas-puskesmas dan Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Gowa," tambahnya.

Sementara itu, Sekda Gowa, H. Muchlis usai menerima bantuan ini mengaku sangat mengapresiasi. Menurutnya ini sudah kesekian kalinya ada organisasi yang menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Gowa.

Muchlis menyebutkan APD tersebut akan di serahkan kepada Puskesmas-puskesmas dan Rumah Sakit di Kabupaten Gowa yang membutuhkan.

"Ini akan kami sampaikan kepada Puskesmas dan rumah sakit yang membutuhkan. Semoga organisasi ini tetap berjaya dan sukses. Dan kami berharap mudah-mudahan dengan kegiatan ini turut memotivasi ormas-ormas dan OKP lainnya untuk melakukan hal yang sama," harapnya.(K.Sijaya)
Kamis, 28 Mei 2020
Waduh, Benarkah Serumah 5 KK Dapat BLT DD dan Sembako ?

Waduh, Benarkah Serumah 5 KK Dapat BLT DD dan Sembako ?


GOWA (MEDIA INDONESIA HEBAT) Pemerintah Kabupaten Gowa menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) diberikan dari refocusing anggaran dana desa, yang mana dari 121 desa di Kabupaten Gowa akan men-cover bantuan pangan ke 11.666 KK. Sementara, dari anggaran kelurahan akan men-cover 4.600 KK atau masing-masing 100 KK dari 46 kelurahan yang ada.

Grafis penyaluran bantuan selama PSBB dan perluasan jumlah total KK Kabupaten Gowa 224.404 -
135.494 terealisasi = 88.910 KK tidak ter-cover, dengan uraian sebagai berikut :
Penerima BPNT dan PKH 33.209 KK, Bantuan Sembako Covid Pusat 18.721, Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos 17.143, BLT Kelurahan 4.600 KK,
BLT Desa 11.666 KK, paket Sembako Kabupaten dan Provinsi 45.566 KK, paket Sembako aduan call center 4.589 KK

Mengacu pada grafis data tersebut diatas, berarti ada 88.910 KK tidak tersentuh bantuan selama masyarakat terkena dampak pandemi Covid-19

Kondisi tersebut membuat Mukhlis Farid melakukan kroscek ke Kelurahan Kalegowa, dengan niat untuk membantu masyarakat lainnya, agar tersentuh bantuan di wilayah tempatnya berdomisili.

Pemuda kompleks Pandang-Pandang ini curiga dengan adanya pendataan secara diam-diam dan tidak transparan oleh perangkat kelurahan sampai tingkat RT/RW.

"Sangat jelas terlihat dalam daftar penerima BLT dana kelurahan di kelurahannya ada dalam satu rumah dengan alamat yang sama, penerimanya berjumlah 5 orang dengan 5 KK dan 1 KK dobel dapat lagi bantuan sosial lainnya. Jadi 1 rumah ada 6 bantuan mereka terima," urai Mukhlis.

Suami istri jadi penerima bantuan, katanya, suaminya dapat BLT dan istrinya dapat BPNT dengan nomor kartu keluarga yang sama.

Ditambahkannya, ada juga beberapa data penerima sudah menerima bantuan BLT namun mendapatkan lagi bantuan Sembako

Sekadar diketahui, berikut ini data penerima dengan alamat Kompleks Hasanuddin Pandang-Pandang Blok D 39, Kelurahan Kalegowa,  Lingkungan Hasanuddin, antara lain:

1. Suardi Nomor NIK 7306041911830001 blok D 39
2. Sri endang Nomor NIK 7306086321065001 blok D 39
3. Fitri Nomor NIK 732404500880001 blok D 39
4. Adhy Cakra Yudha no nik 7                          306083101860010 blok D 39
5. Muh Aidil Nugroho Nomor NIK 73060823029296003 blok D 39

Penerima dobel BLT dan Sembako
1 Ahmad Mahyudin Nomor NIK 730608070474004 blok D 91 (BLT)
2 Nursiah Nomor NIK 7306085603720003 blok D 91 (BLT)
3 Dimas Panji Wiratama Nomor NIK 7306081405960003 D 91 (BLT)
4 Medi Diana Nomor NIK 7306085405980017 blok D 91 (BLT)
5 Desi Harianty Nomor NIK 7306080310120008 blok D 91 ( BPNT)

Sementara saat dikonfirmasi via WhatsApp, Camat Somba Opu, Agussalim mengatakan memang benar laporan tersebut, dirinya sudah mengkroscek langsung ke rumah penerima yang dimaksud.

"Ada 4 KK penerima BLT dan 1 KK penerima BPNT 1 rumah dengan alamat sama, saya sudah laporkan hal ini ke Bupati Gowa," jelas Camat Somba Opu, Agussalim.

Lebih jauh dijelaskannya, terkait dengan warga dobel menerima bantuan BLT dan Sembako, kalau warga lebih dulu mendapatkan Sembako kemudian mendapatkan BLT itu akan di pertimbangkan karena tidak bisa dobel menerima

"Namun secara kemanusiaan tidak mungkin kita mau tarik lagi Sembakonya. Kalau terlebih dahulu mendapatkan bantuan BLT kemudian dapat lagi Sembako, itu sangat tidak dibenarkan," pungkasnya. (K.Sijaya)
Jumat, 22 Mei 2020
AMCF Beri Bantuan Rumah Layak Huni kepada Warga Barombong Dan Bontomarannu

AMCF Beri Bantuan Rumah Layak Huni kepada Warga Barombong Dan Bontomarannu



GOWA (MEDIA INDONESIA HEBAT) Dua warga Kabupaten Gowa mendapatkan bantuan rumah layak huni dari Pusat Kemanusiaan Sulawesi Selatan AMCF, Selasa (19/5) lalu. Rumah Layak Huni ini adalah program sosial kemanusiaan yang ditujukan untuk masyarakat dhuafa yang menempati rumah yang sudah tidak layak huni.

 "Program kemanusiaan ini sebagai bentuk komitmen kami kepada pemerintah wilayah Provinsi Sulawesi Selatan pada umumnya dan Kabupaten Gowa pada khususnya dalam membantu visi misi dari pemerintah itu sendiri," kata Regional Administrator Pusat Kemanusiaan Sulawesi Selatan AMCF, Khaeruddin, Jumat (22/5).

Sementara untuk di Sulsel sendiri, Khaeruddin menyebutkan ada delapan Kepala Keluarga (KK) yang mendapatkan program layak huni yang terbagi di tiga Kabupaten Kota. Seperti di Kabupaten Gowa dua KK di Desa Moncobalang Kecamatan Barombong dan Kelurahan Bontomanai Kecamatan Bontomarannu. Kemudian Kota Makassar dua KK dan Kabupaten Sinjai 4 KK.

"Dari delapan rumah layak huni, baru dua yang kita selesai bangun dan sudah kita serahkan ke penerima manfaat di Desa Moncobalang Kecamatan Barombong dan Kelurahan Bontomanai Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa setelah dibangun selama 12 hari kerja," jelasnya.

Nyomba Dg. Nassa. Salah satu penerima manfaat tidak menyangka dan sangat bersyukur dapat menempati rumah baru yang layak huni dalam bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Apalagi menurut selama ini ia tidak dapat lagi memperbaiki rumahnya lantaran tidak bekerja lagi karena kondisinya yang sudah tidak memungkinkan.

Untuk menghidupi keluarganya, pria berusia 72 tahun ini bertumpu pada anaknya, Nafisah Daeng Minne yang bekerja serabutan. Seperti jadi buruh tani dimasa panen dan juga sebagai buruh pabrik roti.

"Sangat bersyukur dan senang sekali dengan rumah baru ini, tenamo kungisseng apa poeng ero kukana.  Tarima kasih banya’ anne banuanta ngaseng," ucapnya Nyomba Dg. Nassa.

Program ini mendapatkan apresiasi dari pemerintah setempat. Seperti yang diungkapkan oleh Camat Barombong, Anwaf Asru. Anwar asri yang juga PLT Kepala Desa Moncobalang menyampaikan terima kasih dengan adanya Bantuan Rumah Layak Huni yang diberikan kepada salah satu warganya.

"Program ini bukan mengada ada tanpa ada rekayasa dari pihak manapun dan itu hasil survey serta verifikasi sendiri dari AMCF langsung jadi murni ini hasil keputusan dari Pihak AMCF siapa yang layak untuk dibantu," ucapnya.

Selain bantuan rumah layak huni, Pusat Kemanusiaan Sulawesi Selatan AMCF, di bulan suci Ramadan ini juga memberikan bantuan sembako bagi dhuafa dan mahasiswa yang terdampak pandemi covid-19 serta pembagian 700 pack takjil dibeberapa lokasi di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.(K.Sijaya)
Mantap, 283 Penyandang Disabilitas Di Gowa Terima Bantuan Sembako

Mantap, 283 Penyandang Disabilitas Di Gowa Terima Bantuan Sembako


GOWA (MEDIA INDONESIA HEBAT) Bantuan terus bergulir, kini 283 Penyandang Disabilitas Fisik di Kabupaten Gowa menerima bantuan paket sembako dari Balai rehabilitasi sosial penyandang disabilitas fisik (BRSPDF) Wirajaya Makassar, Kamis (21/5).

Penyerahan dilakukan di posko induk Penanganan Covid-19 Kabupaten Gowa Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa. Bantuan diserahkan oleh Kepala BRSPDF Wirajaya Makassar, Saiful Samad kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Syamsuddin Bidol.

Kemudian Kepala Dinas Sosial menyerahkan kepada Pengurus Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Gowa.

Saiful Samad mengatakan bantuan ini merupakan upaya Kementerian Sosial (RI) melalui BRSPDF Wirajaya Makassar dalam penanggulangan dampak Covid-19 khususnya kepada para penyandang disabilitas.

"Tentunya ini bisa bermanfaat dan kami berharap ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita khususnya penyandang disabilitas fisik yang ada di Kabupaten Gowa ini," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Syamsuddin Bidol mengapresiasi dengan adanya bantuan ini. Menurutnya ini salah satu bentuk perhatian BRSPDF Wirajaya Makassar kepada penyandang disabilitas di Kabupaten Gowa.

Syamsuddin menambahkan saat ini Pemerintah Kabupaten Gowa juga memiliki perhatian khusus kepada para penyandang disabilitas. Hal ini terlihat dari sejumlah program pembangunan di Kabupaten Gowa yang ramah dengan kaum difabel.

"Seperti kantor Dinas Sosial yang kita pindahkan ke lantai satu agar mudah diakses oleh penyandang disabilitas. Begitupun dengan pedestrian, itu menjadi hal yang diperhatikan untuk memberi akses kepada penyandang disabilitas di Kabupaten Gowa," tambahnya.(K.Sijaya)
Rabu, 13 Mei 2020
MantapNA, Andi Makmur Karim Sentuh Warga Kurang Mampu

MantapNA, Andi Makmur Karim Sentuh Warga Kurang Mampu

K"terhadap warga sepertinya tak diragukan lagi, dirinya sadar saat ini banyak warga berdampak Copid19 tapi tidak mendapatkan perhatian"
"Andi Makmur Krg Kollang bersama warga saat memberi bantuan"

BULUKUMBA (MEDIA INDONESIA HEBAT) Bulan Puasa Ramadhan yang penuh Rahmat dan Magfirah, bersamaan di tengah kegundahan masyarakat melawan penyebaran pandemi Covid-19, pejabat negara satu ini memang sangat peduli dengan kondisi kehidupan warga yang kurang mampu.
"Krg Kollang dor to dor sentuh warga yang membutuhkan bantuan"

Paling tidak,  sebagai investasi akhirat, membuat hati Drs.H.Andi Makmur Karim (HAM) , tersentuh untuk salIng berbagi dengan saudara-saudara kita yang saat ini terhimpit dari segi ekonomi.

Bukti perhatian Andi Makmur Krg.  Kollang,  ditunjukkan dengan menyalurkan bantuan berupa paket sembako secukupnya.

Kandidat Bakal Calon ’02’ pada Pilkada Kabupaten Bulukumba Bulan Desember 2020 Ini,  telah membagikan sembako di dua tempat di Kecamatan Herlang yakni Kelurahan Tanuntung dan Dusun Sappang Desa Borong.

Distribusi sembako tersebut,  dibawa langsung Andi Makmur didampingi Koordinator Tim Pemenangan dan Penggalangan Massa HAM,  Syamsul, Senin 12 Mei 2020.

“Sebenarnya,  kegiatan penyaluran sembako ini spontanitas kami lakukan mengingat diuar sana begitu banyak saudara kita yang menjerit karena terdampak ekonomi efek dari Covid-19. Makanya, kita tergerak dan ikhlas membantu, apalagi bertepatan dengan momen Bulan Puasa,” pungkas Andi Makmur Krg. Kollang.

Pria yang dikenal merakyat,  religius dan berjiwa sosial ini berjanji,  akan terus membantu sembako bagi warga yang kurang mampu di beberapa tempat,  sepanjang yang diatas (Allah SWT)  memberikan kondisi kesehatan yang prima, amin, pungkasnya saat saat berada ditengah warga. (MIH)
Minggu, 10 Mei 2020
Mantap, Tak Mau Dobel, Warga Ini Kembalikan Sembakonya Kepada Pemerintah

Mantap, Tak Mau Dobel, Warga Ini Kembalikan Sembakonya Kepada Pemerintah


GOWA(MEDIA INDONESIA HEBAT) Banyak orang berlomba-lomba untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, apalagi di saat pandemi virus corona atau covid-19 menyebar.

Namun kali ini, Irma salah seorang warga Dusun Bontocinde, Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga yang bernama Irma justru memilih mengembalikan paket sembako yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Gowa melalui pemerintah desa.

Pilihan untuk mengembalikan bantuan sosial pemerintah itu lantaran ia telah mendapatkan bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial.

"Diluar sana masih ada orang yang lebih berhak dan lebih layak mendapatkan. Tidak halal ji juga kalau bukan hakku saya makan, makanya saya kembalikan," akunya saat ditemui di rumahnya, Jumat (8/5).

Ia menjelaskan, bantuan PKH yang diterimanya secara reguler sudah cukup membantu kebutuhan keluarganya. Ia pun telah menerima bantuan tersebut selama tiga kali yaitu pada bulan pertama atau Februari 2020 kemarin dirinya mendapat Rp300.000, kemudian di bulan kedua mendapat Rp400.000 dan pada bulan ketiga mendapat Rp 150.000.

Keputusan Irma yang kesehariannya menjadi ibu rumah tangga ini setelah mendapat informasi dari suaminya bahwa penerima PKH tidak boleh mendapatkan bantuan lainnya. Dengan kata lain mendapat dua jenis bantuan pada satu penerima.

"Karena tidak boleh mendapat dua bantuan makanya saya mengembalikannya," beber wanita paruh baya tersebut.

Sementara, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Desa Bontoramba yang juga Sekretaris Camat Pallangga, Syahrial sangat mengapresiasi keputusan yang dilakukan oleh warganya, kita merasa terbantu kalau ada kesadaran warga seperti itu.

Dirinya pun telah melaporkan hal tersebut ke Camat Pallangga untuk diteruskan ke Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

"Bapak bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ibu Irma, beliau pun mengarahkan kami untuk memberikan perhatian kepada ibu ini secara pribadi karena kejujurannya," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Camat Pallangga Taufik M Akib. Keputusannya mengembalikan paket sembako lantaran telah mendapatkan bantuan program sosial dianggap sebuah kejujuran.

Apalagi menurut Taufik, warganya tergolong masyarakat pra sejahtera tetapi rela mengembalikan bantuan sembako  dari pemerintah untuk diserahkan kembali ke masyarakat yang lebih membutuhkan.

"Ini merupakan contoh yang patut diteladani bagi kita semua untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan, menolong orang yang dalam kesusahan. Apalagi di bulan suci ramadan, terlebih lagi ditengah pandemi Covid-19 ini," harapnya.(K.Sijaya)
Kamis, 07 Mei 2020
Mantap, Indobarca Gowa Peduli Covid-19, Serahkan Masker ke KNPI Gowa

Mantap, Indobarca Gowa Peduli Covid-19, Serahkan Masker ke KNPI Gowa

"Ketua KNPI Gowa, Usman Baddu terima bantuan Masker dari Ketua Indobarca"

GOWA(MEDIA INDONESIA HEBAT) Upaya pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gowa terus digalakkan, salah satu lembaga non pemerintah Indobarca. Komunitas Fans Barcelona menyalurkan bantuan berupa ratusan masker dan handsanitizer untuk KNPI Kabupaten Gowa. Penyaluran bantuan dilakukan melalui Posko Penanganan Covid-19, (7/5/2020).

Bantuan tersebut diserahkan , Nuki Seketaris Indobarca yang diterima langsung Ketua KNPI Gowa, Usman Baddu. “Hari ini kita menyerahkan bantuan berupa masker dan Handsanitizer untuk mendukung pencehahan dan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gowa ,” katanya, pada Kamis, (7/5/2020) di Gedung Olahraga, Jl. Mesjid Raya.

Bantuan berupa masker tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Panti Asuhan yang ada di kabupaten Gowa yang setahu kami kebanyakan anak dibawa umur yang berada di setiap panti tersebut.

Adapun bentuk bantuan yang kami salurkan ini yang sekian kalinya, semoga bisa membantu meskipun sedikit.

Kami percayakan kepada induk organisasi kepemudaan KNPI Gowa sebagai penerima dan penyalurannya masyarakat Kabupaten Gowa,"ujar Nuki

Ketua KNPI Gowa, Usman Baddu mengatakan sangat berterima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Sahabat Indobarca atas bantuan masker dan handsanitizernya ini sangat berguna dan bermanfaat sekali untuk kondisi saat ini dan insya Allah saya juga akan salurkan dan distribusikan ke pengurus KNPI Sombaopu,"ucapnya

Sumbangan tersebut akan kami distribusikan kepanti asuhan yang ada di Kecamatan Sombaopu dan sekali lagi saya mewakili teman-teman KNPI sangat berterima kasih atas bantuannya,"sambungnya

Kami juga berharap semoga Allah SWT membalas kebaikan sahabat-sahabat dari indobarca dan semoga Pandemi Covid 19 ini segera berlalu dan tetap semangat untuk kerja-kerja kemanusiaan khususnya untuk masyarakat Kabupaten Gowa yang kita cintai ini, tutupnya. (K.Sijaya)
Kamis, 23 April 2020
SAT LANTAS POLRES GOWA DOOR TO DOOR RINGANKAN BEBAN WARGA SELAMA COPID19.

SAT LANTAS POLRES GOWA DOOR TO DOOR RINGANKAN BEBAN WARGA SELAMA COPID19.


"Kasat Lantas POLRES Gowa, AKP Mustari, SH"

GOWA (MEDIA INDONESIA HEBAT) Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak virus Covid 19 Satuan Lalu Lintas Polres Gowa melaksanakan Bakti Sosial, Kamis 23/04/2020 di kampung lembang parang Kec.Barombong Kab.Gowa.

Kegiatan bakti sosial tersebut di pimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Gowa AKP Mustari SH di dampingi KBO Sat Lantas IPTU Ida Ayu Made bersama beberapa personil dengan membagikan paket sembako berupa beras dan mie instan.

AKP Mustari SH Mengungkapkan maksud dan tujuan bakti sosial tersebut agar sedikit meringankan beban masyarakat, dengan sasaran masyarakat kurang beruntung, tukang ojek, tukang Bentor dan buruh harian lepas.

dengan adanya Himbauan pemerintah daerah kabupaten Gowa Stay at Home atau di rumah saja guna mencegah penyebaran virus Covid 19, tentu berdampak pula terhadap perekonomian masyarakat, maka kami kami mencoba untuk meringankan masyarakat salah satunya dengan mengelar bakti sosial Sat Lantas Polres Gowa.

Di lain pihak Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola berharap kepada jajarannya dalam melakukan tugas sehari hari wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) guna terhindar dari virus Covid 19, tutup Kapolres Gowa (K.Sijaya)
Jumat, 17 April 2020
BRI Cab Sungguminasa Berikan Bantuan Kepada Pemkab Gowa

BRI Cab Sungguminasa Berikan Bantuan Kepada Pemkab Gowa

GOWA (MEDIA INDONESIA HEBAT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menerima bantuan Alat Pelindung diri (APD) senilai Rp 50 juta dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Gowa menyerahkan untuk percepatan penanganan Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Gowa.

Bantuan diserahkan langsung oleh Pemimpin Cabang BRI Sungguminasa, Yoggi Pramudianto Sukendro yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, H Muchlis di Posko Induk Penanganan Covid-19 Kabupaten Gowa di Kantor Bupati Gowa, Jumat (17/4).

Yoggi Pramudianto Sukendro mengatakan pemberian bantuan ini sebagai upaya preventif yang dilakukan BRI Cabang Sungguminasa untuk membantu Pemkab Gowa dalam penanganan Covid-19.

"Hari ini kami memberikan bantuan dari CSR BRI Peduli atau Bina Lingkungan sebesar Rp 50 juta jika diuangkan. Karena yang kami berikan ini dalam bentuk barang yaitu Alat Pelindung Diri (APD) yang memang sudah sempat kita koordinasi dengan pihak Pemkab," kata Yoggi PS.

Lanjutnya, pihak BRI Cabang Sungguminasa akan terus mendukung Pemkab Gowa untuk penanganan Covid-19. Kedepan kata Yoggi PS, ia akan menggalang bantuan dari karyawan BRI Cabang Sungguminasa untuk bisa menyisihkan sebagian rezeki untuk disumbangkan.

"Dana yang kami serahkan pada hari ini betul-betul dana dari BRI Cabang Sungguminasa. BRI tidak akan berhenti disini, kami akan mengajak para karyawan untuk menyisihkan sebagian rezekinya untuk memberikan bantuan. Jadi kemungkinan besar kita akan memberikan tambahan bantuan sembako," jelasnya.

Dirinya berharap bantuan ini dapat membantu Pemkab Gowa dalam percepatan penanganan Pandemi Covid-19 ini. Ia juga berharap pandemi Covid-19 ini cepat selesai dengan keterlibatan semua pihak.

"Harapan terbesar kami, semua masyarakat Kabupaten Gowa dalam keadaan sehat wal afiat, kita hidup nyaman dan bahagia seperti lalu. Saya harapkan peran aktif masyarakat juga untuk diam di rumah tidak ada di jalan, tidak nongkrong dan tidak keluar malam," harapnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, H Muchlis mengaku sangat mengapresiasi bantuan tersebut. Ia menyebutkan bahwa selama ini bantuan percepatan penanganan covid-19 dari berbagai pihak terus berdatangan ke Kabupaten Gowa seperti yang dilakukan BRI Cabang Sungguminasa.

"Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bagi teman-teman di gugus tugas Kabupaten Gowa dan bisa menjadikan energi baru bagi seluruh komponen masyarakat. Dengan kebersamaan ini upaya kita mengajak masyarakat untuk tinggal di rumah sehingga bisa betul-betul memperlambat pergerakan Covid-19," harapnya yang didampingi Kepala Dinas Sosial, H  Syamsuddin Bidol dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa, Iksan Parawansa.(K.Sijaya)
Pemkab Gowa Terima Bantuan Pangan, APD dan Masker dari Pemprov Sulsel

Pemkab Gowa Terima Bantuan Pangan, APD dan Masker dari Pemprov Sulsel


GOWA(MEDIA INDONESIA HEBAT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menerima sejumlah bantuan pangan, alat pelindung diri (APD), dan masker. Termasuk peralatan penyemprotan disanifektan dan hand sanitizer.

Bantuan ini diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bentuk dukungan dalam penanganan virus corona atau Covid-19 di wilayah Kabupaten Gowa. Apalagi pandemi Covid-19 ini menjadi tanggungjawab bersama seluruh pihak.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel Agustinus Appang menyebutkan, bantuan pangan yang diberikan berupa beras 15 ton, mie instan 1.500 dos, minyak goreng 3.000 liter, telur 1.500 rak, dan gula pasir 3.250 kilogram. Kemudian tepung terigu 1.500 liter, ikan sarden 6.000 kaleng, dan teh celup 1.500 dos,

Sementara untuk peralatan ADP yang diberikan sebanyak 15 buah dan sarung tangan karet 38 buah. Selanjutnya masker 583 lembar, dan hand sanitizer 457 botol. Ada pula peralatan penyemprotan yang terdiri dari tangki semprot 5 buah, dan cairan disinfektan 62 liter.

"Bantuan ini tentu tidak akan bisa menjangkau seluruhan kebutuhan kita di tengah pandemi. Namun kita berharap ini menjadi bagian yang akan semakin menguatkan kita, kondisi seperti ini sangat diperlukan kepedulian," katanya saat menyerahkan bantuan di Posko Terpadu Penanganan Covid-19 Kabupaten Gowa, Kantor Bupati Gowa, Rabu (15/4).

Bantuan tersebut pun diterima langsung Sekretaris Kabupaten Gowa, H Muchlis.

Tak hanya itu, adanya kepedulian seperti ini diharapkan akan semakin memberikan spirit untuk terus menjalin kerjasama, hubungan yang harmonis agar bisa terus bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19 ini.

Ia pun berharap seluruh bantuan tesebut dapat didistribusikan dengan sebaik-baiknya dan tepat sasaran.

"Kita harap distribusinya bisa bagus dan tepat sasaran. Kami juga berharap pemerintah bisa melakukan dokumentasi administrasi yang bagus," harap Agustinus.

Sementara Sekkab Gowa Muchlis mengaku sangat berterima kasih karena bantuan ini akan menjadi penyemangat bagi seluruh Tim Penanganan Covid-19 di Kabupaten Gowa untuk bekerja lebih optimal lagi.

Lanjutnya, saat ini pemerintah kabupaten juga terus melakukan berbagai upaya penanganan Covid-19. Salah satunya tim gugus tugas kabupaten sedang melakukan kajian untuk mempersiapkan rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

Kehadiran rumah sakit rujukan ini akan menjadi rumah sakit cadangan jika rumah sakit rujukan di Kota Makassar melebihi kapasitas.

"Ada  rumah sakit swasta yang sementara akan dioperasionalkan. Kita sementara melakukan hitung-hitungan, beberapa peralatan akan ditambahkan untuk bisa dijadikan rumah sakit penyangga rujukan," jelas Muchlis.

Dirinya pun berharap saran dan masukan dari pemerintah provinsi untuk Tim Gugus Tugas Kabupaten Gowa. Termasuk seluruh kerja dan upaya penanganan yang dilakukan di Kabupaten Gowa senantiasa dalam pemantauan gugus tugas provinsi.

"Kami siap bekerja secara struktur dan  sistematis," harapnya.(K.Sijaya)
Rabu, 01 April 2020
Mantap, Pemkab Gowa Distribusi Bantuan Sembako untuk Warga ODP, PDP dan Positif Covid-19

Mantap, Pemkab Gowa Distribusi Bantuan Sembako untuk Warga ODP, PDP dan Positif Covid-19


GOWA (MEDIA INDONESIA HEBAT) Pemerintah Kabupaten Gowa mulai melakukan pendistribusian sembako kepada warga yang sedang melakukan isolasi dirumah karena terkategorikan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif Covid-19. Pengiriman sembako hari ini, Selasa (31/3) telah memasuki hari kedua dimulai sejak kemarin Senin (30/3) di Kecamatan Somba Opu, Pallangga dan Bajeng.

Kepala Dinas Sosial H. Syamsuddin Bidol menjelaskan terkait pengiriman sembako bagi mereka yang sementara isolasi diri

"Sejak Senin kami sudah melakukan pengiriman sembako kepada mereka yang ada namanya dalam kategori ODP, PDP maupun positif. Hari ini pun kami terus melakukan pengantaran sembako dan terus berlanjut hingga semua daftar yang diberikan kepada kami dituntaskan," jelasnya.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Media Centre Penanganan Covid 19 Kab Gowa update data Senin (30/3), yang terdaftar sebagai ODP sebanyak 122 orang, PDP 17 orang dan Positif 8 orang.

"Jumlah sembako yang diberikan berdasarkan jumlah orang dalam satu keluarga, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan selama 14 hari masa isolasi. Sedangkan paket sembako yang diberikan berupa beras, telur, ikan kaleng, minyak goreng, kecap dan sambel juga multivitamin," jelas Syamsuddin Bidol.

Selain pemberian paket sembako, Pemkab juga memberikan perhatian kepada keluarga yang memiliki balita dengan menyiapkan kebutuhan atau perlengkapan bayi seperti makanan bayi, susu bayi, popok dan keperluan lainnya.

"Pendistribusian ini dilakukan dengan berkoordinasi antara Dinas Sosial bersama Tagana dengan camat yang warganya ada dalam ketegori ini. Camat menjemput paket sembako dan kemudian akan diantar langsung ke warganya bersama lurah/kepala desa," tambahnya.

Sementara itu, Camat Pallangga, Taufik M Akib menyebutkan khusus Kecamatan Pallangga jumlah warga terkategorikan ODP PDP dan Positif Covid-19 beserta keluarganya yang menerima bantuan sembako sebanyak 86 orang pada hari pertama penyaluran sembako.

"Keseluruhan yang mendapat bantuan kategori ODP 15 orang,  PDP 1 orang dan positif 1 orang. Jadi keseluruhan ada 17 keluarga. Kalau keseluruhan beserta keluarga pasien ada 86 orang," kata Taufik M Akib saat dihubungia via telepon Selasa (31/3).

Olehnya itu, ia berharap dengan adanya bantuan sembako ini, warga yang tergolong ODP, PDP dan positif Covid-19 tersebut dapat fokus untuk tinggal di rumah mengingat penularan Covid-19 ini sangat cepat dan sulit terdeteksi.(Kadir Sijaya)
Selasa, 05 November 2019
Nurdin Abdullah Beri Perhatian Terhadap Penyandang Disabilitas

Nurdin Abdullah Beri Perhatian Terhadap Penyandang Disabilitas


MAKASSAR (KARYA INDONESIA) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah, menerima kunjungan Asep Yunus, seorang penyandang disabilitas asal Tasikmalaya. Asep diterima di Baruga Lounge, Senin, 4 November 2019.
Asep Yunus datang untuk memberikan motivasi kepada Prof Nurdin Abdullah, agar bekerja lebih semangat lagi. "Datang memberikan motivasi agar Pak Gubernur lebih semangat bekerjanya, supaya lebih sukses selalu," kata Asep.

Perbincangan terjadi antara keduanya. Sampai akhirnya, Nurdin Abdullah mengetahui bahwa Asep ingin memiliki skateboard. Hal ini dianggap lebih sesuai untuknya dibandingkan kursi roda.

"Saya berpikirnya di angkutan umum, tidak mau merepotkan orang lain. Saya memilih skateboard. Lebih simpel, di jalan bisa digendong. Pernah punya, tapi hilang," sebut pria yang sehari-hari berjualan pulsa elektrik tersebut.

Nurdin Abdullah pun bersemangat mewujudkan harapan Asep, dengan memberikan uang untuk membeli skateboard. "Ini ada Rp 5 juta untuk beli skateboard," ujar Nurdin.

"Asep juga harus cari jodoh juga di sini," tambah Gubernur disambut senyum oleh Asep. Nurdin juga berharap suatu saat Asep bisa memiliki kursi roda eletrik untuk mempermudah berbagai aktivitasnya sehari-hari.

Asep sendiri berada di Makassar karena menghadiri kemah disabilitas di Kabupaten Gowa. Selanjutnya, akan melanjutkan perjalanan ke Merauke, Provinsi Papua. (K.Sijaya)
Kamis, 31 Oktober 2019
Nurdin Abdullah Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Kecamatan Mariso

Nurdin Abdullah Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Kecamatan Mariso


MAKASSAR  (KARYA INDONESIA) Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp11 juta masing-masing kepada 14 Kepala Keluarga korban kebakaran yang terjadi di Jalan Rajawali I Lorong 10, Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso.

Kebakaran yang terjadi pada Rabu, 23 Oktober 2019 pekan lalu itu berdampak pada 20 Kepala Keluarga, namun ada 14 KK yang kondisi rumahnya rusak parah.

"Hari ini kami undang korban untuk serahkan bantuan, bisa dipakai beli seng dan yang lainnya untuk kembali membangun rumah," kata Gubernur usai penyerahan bantuan di rumah dinasnya, Kamis, 31 Oktober 2019.

Selain memperoleh bantuan uang tunai, Pemprov Sulsel melalui Dinas Sosial juga menyerahkan bantuan sembako dan perlengkapan sandang senilai Rp1,5 juta untuk 25 Kepala Keluarga.

"Kami berusaha meringankan beban mereka, kasian kalau warga harus numpang ke mana-mana dan tidur di tenda, sementara kita semua hadir," sebut Nurdin.

Nurdin berharap, warga memanfaatkan dana bantuan sebaik-baiknya untuk kembali membangun rumah mereka.

"Selama ini bantuan banyak namun dalam bentuk mie instan, kita hadir untuk memperbaiki fisik rumah mereka, walaupun memang tidak bisa sepenuhnya,"tutupnya.(K.Sijaya)


Minggu, 06 Oktober 2019
Lies F. Nurdin Peduli Air Bersih, Berikan Bantuan Ke Masyarakat Ujung Tanah

Lies F. Nurdin Peduli Air Bersih, Berikan Bantuan Ke Masyarakat Ujung Tanah


MAKASSAR (KARYA INDONESIA) Menanggapi persoalan kurangnya pasokan air bersih di beberapa kecamatan wilayah Kota Makassar selama lima bulan terakhir, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi selatan bersama dengan Ketua TP PKK Kota Makassar dan PDAM Kota Makassar, mengunjungi tiga titik kelurahan di Kecamatan Ujung Tanah untuk memberikan bantuan air bersih kepada warga sekitar, Sabtu (5/10).
Dimulai dari titik pertama di Kelurahan Gusung, Lies F. Nurdin selaku Ketua TP PKK Sulsel beserta rombongan turun langsung melihat kondisi masyarakat di wilayah tersebut yang kekurangan pasokan air bersih. Kedatangannya disambut dengan antusias warga.

"Kita tahu di mana-mana sedang kekeringan. Jadi hari ini PDAM membawa 30 mobil tangki air secara khusus untuk membantu warga di kecamatan sini yang kekurangan air," ungkap Lies.

Di Kota Makassar sendiri terdapat sembilan kecamatan yang mengalami kekeringan. Empat di antaranya merupakan kecamatan terparah yang mengalami kekeringan, yaitu Kecamatan Ujung Tanah, Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Tamalanrea, dan Kecamatan Tallo.

Untuk menyiasati persoalan kurangnya pasokan air bersih ini, PDAM memberikan bantuan berupa 30 mobil tangki air atas kerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran kota Makassar yang meliputi delapan unit mobil tangki milik PDAM, tujuh unit mobil milik pemadam kebakaran dan lima belas unit mobil tangki swasta yang disewa PDAM. Masing-masing unit mobil tangki berisi kurang lebih 8000 liter air bersih.

"Jadi inilah wujud kehadiran pemerintah dengan turun langsung untuk memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat yang meliputi kebutuhan air bersih," ungkap Lies yang juga merupakan dosen Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UNHAS.

Lebih lanjut, Lies mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan air. Apalagi di musim kemarau panjang seperti saat ini.

"Tadi dikatakan sumber air memang sedang kurang. Jadi masyarakat harus sadar untuk bijak memakai air. Lebih baik kebutuhan penggunaan air yang lebih urgent  dahulu yang diutamakan," imbau Lies.

Senada dengan Lies, Dr. Hamzah Ahmad selaku PLT Direktur Utama PDAM Kota Makassar juga membenarkan bahwa sumber air dari hulu sedang mengalami kekeringan.

"Mungkin ini memang bukan solusi terbaik tetapi paling tidak kalau diibaratkan seperti obat, bantuan air ini merupakan penghilang rasa sakit," jelas Hamzah.

Ia pun menambahkan bahwa PDAM akan rutin menyasar masyarakat yang terkena dampak pelayanan air bersih tidak maksimal dengan memberikan bantuan air sampai kondisi air bersih normal.

Pada kesempatan ini, Lies F. Nurdin bersama Murni Iqbal Suhaeb dan Hamzah Ahmad juga memberikan 100 tumbler kepada para warga di Kelurahan Gusung, Kelurahan Cambaya dan Kelurahan Berua yang ada di Kecamatan Ujung Tanaht. (K.DESI)
Rabu, 02 Oktober 2019
Nurdin Abdullah, Pulangkan Warga Sulsel Dengan Bantuan Tiga Hercules dan Kapal Laut Di Papua

Nurdin Abdullah, Pulangkan Warga Sulsel Dengan Bantuan Tiga Hercules dan Kapal Laut Di Papua



MAKASSAR (KARYA INDONESIA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan tiga pesawat Hercules dan kapal laut untuk menjemput warga Sulsel dari Wamena, Provinsi Papua.
"Akan terus berlanjut, ini kan kapasitas 650 orang, ada tiga Hercules yang kita operasikan," kata Gubernur Sulsel, Prof. Nurdin Abdullah, saat menjemput warga Sulsel di Bandara AU, Rabu (2/10).

Tertanggal 2 Oktober 2019 sudah terhitung 50 orang warga Sulsel berhasil di akomodir Pemprov Sulsel melalui pesawat Hercules. Dari 50 orang tersebut untuk sementara ditampung di Asrama Haji Makassar.

"Warga Sulsel dari Papua yang sudah datang hari ini ada 50 orang, karena total kapasitas pesawat Hercules ini kan 650 orang, sebagian ada yang ke Malang, terus ada yang lanjut ke Aceh jadi kalau kita ada 50," jelas mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

Pengungsi dari daerah lain maupun warga Sulsel untuk sementara di tampung di Asrama Haji Makassar, dan semuanya disiapkan kebutuhannya, termasuk makan minumnya. Meskipun, ada sebagian ada yang langsung pulang ke kampung dan dijemput keluarga masing-masing.

"Kita berharap semua pengungsi yang datang itu, bisa kita tangani dengan baik.  Kita sudah persiapkan. Tentu itu tidak semuanya harus ditampung di Asrama Haji, pasti sudah ada banyak keluarga yang jemput. Dan saya kira tidak ada persoalan," ungkap mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.

Lebih lanjut, Nurdin Abdullah menjelaskan, Pemprov Sulsel selain berusaha menangani trauma warga, Pemprov Sulsel juga menghimbau agar dinas dan sekolah di daerah masing-masing pengungsi memberikan kemudahan bagi anak-anak sekolah, agar bisa melanjutkan sekolahnya.

"Kita akan bicarakan yang cepat mau pulang di kampung halaman, kita sudah siapkan sekolah-sekolah, kepala-kepala dinas kita sudah koordinasikan semua berikan kemudahan pada pengungsi yang sekolah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan hadir, kemarin kita sudah bantu untuk sementara Rp 1 miliar," urai alumnus Universitas Jepang ini.

Langkah lain yang dilakukan, Pemprov Sulsel saat ini dengan terus berkomunikasi dan koordinasi dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang ada di Provinsi Papua.

"Kita lagi data. Dan KKSS bekerja di sana, jadi kita terus berkoordinasi dengan KKSS.  Saya kira tidak ada masalah, Pemerintah pasti hadir untuk mengurus warganya. Wali Kota (Makassar) hadir, BNPB hadir, Kadis Sosial hadir, Lanut (Pangkalan Udara ikut membantu," pungkasnya.(K.DESI)
Selasa, 13 Agustus 2019
Sekprov Minta Bantuan Keuangan Lebih Dimaksimalkan Untuk Masyarakat

Sekprov Minta Bantuan Keuangan Lebih Dimaksimalkan Untuk Masyarakat


MAKASSAR (KARYA INDONESIA) - Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, menghadiri Rapat Kerja Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pembangunan Daerah (TAPD) Provinsi Sulsel, di Kantor DPRD Sulsel, Senin (12/8).

Dalam rapat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Sulsel, Moh Roem tersebut, Abdul Hayat menyampaikan, yang krusial adalah bantuan keuangan yang harus lebih dimaksimalkan lagi.

"Lebih didorong lagi pada undang-undang yang berkeadilan dan selalu berpihak pada peningkatan angkatan kerja," kata Abdul Hayat.

Terkait dengan masalah pendidikan, peralatan-peralatan peningkatan proses pendidikan juga menjadi perhatian khusus. Misalnya komputer.

"Bagaimana bisa memberikan akses adik-adik kita, anak-anak kita bisa lebih efektif untuk meningkatkan sumber daya manusia dari Sulsel," tambahnya.

Ia menyebutkan, infrastruktur lainnya dengan skala prioritas juga perlu mendapatkan perhatian serius, tanpa mengesampingkan area lainnya.

"Tetap melakukan dorongan-dorongan, tahun 2020 itu menjadi sentral untuk persiapan memastikan layanan infrastruktur itu hadir. Terutama dari daerah ke daerah kita harus efektifkan, supaya betul-betul masyarakat yang di pelosok terakomodir dengan baik," terang Abdul Hayat.

Untuk mendorong semua itu, lanjutnya, supporting system harus dijaga. Salah satunya melalui OPD-OPD, seperti Biro Umum dan Biro Humas.

"Bagaimanapun kerjanya kita, teman-teman di DPRD, di Kantor Gubernur, tetapi jika tidak dipublish dengan baik, saya kira kembali ke nol. Jadi Humas juga perlu sebagai corong untuk menunjukkan akuntabilitas kita sudah terjaga," lanjutnya.

Abdul Hayat mengharapkan, ada masukan dari peserta rapat lainnya, agar sekiranya dapat langsung dirembukkan. "Untuk efektifnya, langsung saja didiskusikan. Kita berikan masukan, sehingga kita bisa sepakati dan diselesaikan sampai di situ," tutupnya. (K.Sijaya)
Rabu, 06 Maret 2019
Paska Longsor Dan Banjir Bantuan Kemanusiaan Masih Mengalir Kepemkab Gowa

Paska Longsor Dan Banjir Bantuan Kemanusiaan Masih Mengalir Kepemkab Gowa


Gowa (Karya Indonesia) - Bencana Banjir dan Longsor yang menimpa Kabupaten Gowa 22 Januari lalu, membuat berbagai pihak ikut bersimpati. Terlihat hingga saat ini bantuan masih berdatangan, salah satunya bantuan CSR dari PT Bosowa Marga Nusantara - PT Jalan Tol Seksi Empat, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rabu, (6/3).
Adapun jenis bantuan tersebut yakni beras 100 karung @25 kg, mie instan 100 dos, gula pasir 200 kg, minyak goreng 108 liter, perlengkapan sekolah 100 paket, dan air mineral 100 dos.

Direktur Operasional dan Teknik PT Bosowa Marga Nusantara - PT Jalan Tol Seksi Empat, Ismail Malliungan mengatakan, pemberian bantuan tersebut dalam wujud komitmen kebersamaan sesama manusia.
" CSR ini kita berikan ke Gowa dan Jeneponto karena bentuk kepedulian kita terhadap sesama, serta dua daerah itu termasuk yang parah. Sehingga meskipun terlambat kami tetap memberikan bantuan ini agar bisa terdistribusi kepada masyarakat yang tertimpa banjir dan longsor," ungkpanya.

Olehnya dirinya berharap dengan adanya bantuan ini, bisa memberikan manfaat sekaligus meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis sangat menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya segala bantuan yang masuk menjadi bentuk kesyukuran bagi masyarakat maupun Pemkab Gowa.

"Saya tentu atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gowa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, karena telah memberikan perhatian begitu besar kepada warga kita yang tertimpa musibah," katanya.

Muchlis menjelaskan, dirinya tidak melihat jumlah bantuan yang masuk, namun yang terpenting kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan adanya bantuan bantuan yang masuk dari berbagai pihak.

"Semoga kebaikan semuanya diganjar pahala yang tinggi oleh Allah SWT, dan masyarakat kita juga sedikitnya bisa terpenuhi kebutuhannya," harapnya.

Sekadar diketahui pendistribusian bantuan ini kepada masyarakat akan dikawal oleh para komunitas Aksi Cepat Tanggap (ACT) agar lebih transparan dan tepat sasaran.(DessiJAYA)
Selasa, 19 Februari 2019
Adnan Tegaskan Bantuan Pemerintah Kepada Rakyat Tepat Sasaran.

Adnan Tegaskan Bantuan Pemerintah Kepada Rakyat Tepat Sasaran.


Gowa (Karya Indonesia) Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan membuka Rapat Koordinasi pelaksanaan penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Gowa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Sosial di baruga Karaeng Galesong, Senin (18/2).
Adnan mengatakan rakor tersebut dilaksanakan agar penyaluran bansos  dilakukan secara efisien sehingga dapat tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah. Apalagi saat ini semua disalurkan dengan non tunai.

" Hari ini kita melakukan rapat yang diikuti oleh jajaran kepolisian, jajaran kodim 1409, para camat, dan BNI, semua komponen ini melakukan penyesuain dengan cepat supaya penyaluran bansos non tunai bisa sesuai dengan peraturan perundang-undangan," jelasnya

Menurut orang nomor satu di Gowa ini, hal yang paling penting diperhatikan saat ini yakni bagaimana mengedukasi semua keluarga penerima manfaat (KPM) agar para KPM dapat mengetahui dan memahami program bantuan ini secara baik.

" BPNT tidak bisa dicairkan secara tunai dan hanya bisa digunakan untuk pembelian bahan pangan berupa beras atau telur di semua agen BNI 46,  sehingga pelaksanaan rapat koordinasi ini diharapkan semua pihak memahami pelaksanaan penyaluran bansos di kabupaten Gowa," tambah Adnan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Syamsuddin Bidol membeberkan saat ini penerima bantuan sosial di Kabupaten Gowa sebanyak 38.263 PKM terdiri dari 23.519 untuk PKH dan 14.744 non PKH.

Selain itu, bagi penerima PKH ada tujuh komponen yaitu ibu hamil 2,4 juta pertahun atau (600 ribu pertahap), balita 2,4 juta pertahun (600 ribu pertahap), SD 900 ribu pertahun (225 ribu pertahap), SMP 1,5 juta pertahun (375 ribu pertahap), SMA 2 juta pertahun (500 ribu pertahap), Lansia 2,4 juta perltahun (600 ribu pertahap), Disabilitas 2,4 juta pertahun (600 ribu pertahap).

"Semua bantuan PKH ini diterima pertiga bulan atau triwulan, jadi bagi masyarakat miskin yang memiliki salah satu atau lebih dari komponen tersebut maka akan menerima bantuan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan," jelasnya.

Sedangkan bagi penerima non pkh akan mendapatkan Rp 110 ribu setiap bulannya, tetapi nilai bantuan tersebut tidak bisa diuangkan namun ditukar dengan bahan pangan seperti beras atau telur melalui E-Warong yang telah disediakan oleh pihak Bank BNI.

Turut hadir pada rakor ini, Kapolres Gowa, Kasdam 1409 Gowa, Kepala Bappeda, Camat, dan pendamping pendamping PKH.(Kadir Sijaya)
Rabu, 30 Januari 2019
Wabup Dan Ketua Tim PKK Salurkan Bantuan Langsung Ke Korban Longsor Dan Banjir.

Wabup Dan Ketua Tim PKK Salurkan Bantuan Langsung Ke Korban Longsor Dan Banjir.


Gowa (Karya Indonesia) Lagi -lagi pemerintah, yang diwakili Wakili H.Abd Rauf Malaganni bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan serta perwakilan Kementrian Sosial RI menyalurkan bantuan dan menemui para korban bencana banjir dan longsor di Kecamatan Bungaya.
"Wabup Gowa, Krg Kio menyerahkan bantuan dari Kementrian kepada perwakilan ahli waris atas korban jiwa"

Kunjungan dan pemberian bantuan di Kec. Bungaya ini untuk ketiga kalinya disalurkan oleh pemerintah Kabupaten Gowa. Pertama tepatnya Hari Jum'at, 24 Januari, dan kedua pada tanggal 26 Januari 2019.

Adapun bantuan yang disalurkan pada hari ini yakni berupa santunan kematian dari Kemensos RI kepada ahli waris, juga ada Genset 900 KVA sebanyak 13 buah dan Genset 5000 KVA sebanyak 2 buah, serta bantuan logistik.

Santunan ini diserahkan langsung oleh Abd Rauf Malaganni kepada masing -masing ahli Waris dan bantuan logistik diserahkan kepada Camat Bungaya, Muhammad Natsir Tompo, di Kantor Camat Bungaya, Selasa (29/1).

Wabup Gowa mengatakan bahwa bantuan yang diserahkan hari ini berasal dari Kemensos RI, Instansi pemerintahan, dan beberapa perusahaan serta masyarakat yang peduli dan prihatin dengan masyarakat korban bencana banjir dan longsor.

"Santunan kematian dan bantuan yang diberikan oleh Pemkab Gowa dipergunakan dengan sebaik-baiknya, semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban dan bisa memberikan manfaat bagi korban yang tertimpa bencana," ujarnya.

Tak hanya itu, Wabup Gowa juga menyampaikan belasungkawa terhadap korban bencana yang terjadi pada selasa lalu. Dia mengatakan bahwa cobaan ini adalah ujian dari Allah SWT, yang harus diterima dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

"Ini adalah cobaan yang harus kita terima dengan penuh ikhlas dan sabar, segala kesusahan jika kita lalui dengan baik akan membawa hikmah untuk kita. Kami Pemerintah Kab. Gowa akan terus mensupport dan memberikan bantuan kepada korban yang tertimpa bencana," tambahnya.

Tak kalah menariknya, Ketua Tim PKK Gowa, Priska selalu berada ditengah warga, bahkan meninjau lokasi pengungsian korban bencana alam yang berada di Mesjid Syuhada Kel Sapaya Kecamatan Bungaya.

Larut dalam keprihatinan sambil berbincang dengan masyarakat di pengungsian, Priska rtak henti-hentinya memberikan support kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Kelurahan Sapaya. Kehadiran ibu Bupati bersama wakil Bupati Gowa,  sangat menyemangati warga, apalagi setiap kehadirannya membawa bantuan Kebutuhan warga, ujar sejumlah warga dilokasi pengungsian baru-baru ini.(Kadir Sijaya)

Random Post

Back To Top