Info update
Loading...

Berita Nasional

Gubernur Sulsel/Wakil Gub

Gubernur Sulsel/Wakil Gub
Terima Penghargaan

Ketua DPD PAN SULSEL

Ketua DPD PAN SULSEL
PAN Sulsel

Kapolres Gowa

Kapolres Gowa
Di himbau kepada masyarakat agar menghindari seperti balap liar, jgn main petasan dn jgn kriminal main kelompok.(AKBP Simanjuntak SH, SIK,MH, M.I.K

PERSILADI

PERSILADI



Berita Daerah

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label . Makassar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label . Makassar. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 26 Oktober 2019
Mantap, Menteri Pertanian RI Kunjungan Kerja Pertama di Makassar

Mantap, Menteri Pertanian RI Kunjungan Kerja Pertama di Makassar


MAKASSAR (KARYA INDONESIA) Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo beserta rombongan tiba di Makassar menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-616 rute CGK-UPG, Jumat, 25 Oktober 2019 pukul 16.52 Wita, telah tiba di Bandara Int Sultan Hasanuddin Makassar Kab. Maros dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta.

Kedatangan Mentan Syahrul dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja pertama di Makassar Prov. Sulsel dengan agenda diantaranya : Menghadiri Kuliah Umum di Auditorium Universitas Muhammadiyah Jl. Sultan Alauddin Kota Makassar tgl 26 Okt 2019

Peninjauan Perkebunan dan pengoperasian pabrik di Limbung Kab. Gowa tgl 26 Okt 2019 dan menghadiri HUT FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia) Sulsel di Swiss Bell Hotel Jl. Ujung Pandang Kota Makassar tgl 26 Okt 2019

Tampak hadir turut menyambut kedatangan :

Bpk. DR. Abdul Hayat Gani (Sekda Prov. Sulsel), H.Abd Rauf.M (Wakil Bupati Gowa),  Andi Ina Kartika (Ketua DPRD Prov. Sulsel), Syaharuddin Alrif S.Ip.,M.M (Wakil Ketua 1 DPRD Prov. Sulsel), Drg. Rahmatika Dewi (Anggota DPRD Prov. Sulsel), Iqbal Suhaeb ( PLT Walikota Makassar )

Turut menyambut para Pengurus DPW Partai Nasdem Prov. Sulsel, Para Pengurus DPD Partai Nasdem Makassar, Gowa, Takalar dan Kab. Maros serta para anggota DPRD Fraksi Nasdem

" Para Pejabat SKPD Pemprov. Sulsel,
para Anggota Ormas FKPPI Prov. Sulsel, para Anggota Ormas Legend Kiwal Garuda Hitam, para Pejabat Dinas Pertanian, Litbang, Perkebunan Prov. Sulse dan para Saudara, Kerabat, simpatisan sekitar 300 orang

" Syahrul Yasin Limpo SYL (Menteri Pertanian RI) meninggalkan Bandara Int Sultan Hasanuddin Makassar menuju kediaman di Jl. Haji Bau Kota Makassar menggunakan kendaraan jenis Toyota Alphard warna Hitam Nopol RI 38 dengan pengawalan Sat PJR Polda Sulsel.(K.Sijaya)
Rabu, 23 Oktober 2019
Askompsi Harapkan Menteri Kominfo Perkuat Sinergitas Pusat dan Daerah

Askompsi Harapkan Menteri Kominfo Perkuat Sinergitas Pusat dan Daerah


MAKASSAR (KARYA INDONESIA) Kadis Kominfo SP Sulsel, Andi Hasdullah,  mengatakan, urgensifitas urusan komunikasi dan informatika dalam menjawab era digital saat ini, merupakan sesuatu yang mutlak diperlukan.

"Tuntutan tugas untuk  menghadirkan tata kelola sistem pemerintahan berbasis elektronik, baik itu tata kelola administrasi pemerintahan maupun digitalisasi layanan publik, termasuk tugas bidang komunikasi dan layanan informasi publik.

Dan juga mendorong Medsos yang produktif, menjadikan menteri Johny G Plate, sebagai salah satu menteri dengan posisi sangat strategis untuk menjawab berbagai tantangan tugas kekinian Kominfo saat ini. Untuk indonesia makin berdaya saing global," kata Kadis Kominfo SP Sulsel, Andi Hasdulah, dalam releasenya ke media, rabu (23/10).

Hasdullah sebagai Wakil Ketua Assosiasi Diskominfo provinsi seluruh Indonesia menambahkan, bahwa pemerintah daerah, provinsi dan kabupaten serta kota, memiliki ekspektasi yang tinggi kepada Menteri Kominfo RI, Johny.

"Untuk perkuat sinergi daerah dalam meningkatkan kinerja urusan Kominfo di daerah. Perjalanan karier pak menteri, sangatlah sarat dengan pengalaman. 

" Ia sangat paham kondisi daerah, sangat mengerti hubungan dan perlunya sinergi pusat dan daerah, memiliki kompetensi komunikasi yang kuat. Kami sangat mensupport terkait berbagai peningkatan kinerja urusan Kominfo," harapnya.

Lanjutnya, bahwa Askompsi akan memberikan berbagai masukan.yang konstruktif, kepada menteri dari berbagai pengalaman mengurusi urusan Kominfo di daerah.

Ditambahkannya, berbagai kendala masih dirasakan di daerah, seperti keterbatasan anggaran, keterbatasan infrastruktur dan SDM TIK, masih terdapat sejumlah titik daerah yang blank spot internet.

"Sehingga, kita berharap banyak kepada Pak Menteri Kominfo akan membangun sinergi dan kolaboratif dengan daerah untuk menjawab berbagai tantangan dan tugas yang melekat pada institusi Kominfo pusat, provinsi dan kabupatenkota," tandas Andi Hasdullah.(K.Sijaya)
Rabu, 18 September 2019
Nurdin Abdullah Hadirkan Pemerintahan Terbuka, Transparan, Bersih dan Melayani

Nurdin Abdullah Hadirkan Pemerintahan Terbuka, Transparan, Bersih dan Melayani


MAKASSAR (KARYA INDONESIA) Menghadirkan pemerintahan yang terbuka, transparan, bersih dan melayani menjadi salah satu misi utama Pemerintah Sulawesi Selatan dibawah kepemimpinan Gubernur Nurdin Abdullah (NA). Dengan tatakelola pemerintahan terbuka yang partisipatif maka akan hadir pemerintahan yang good governance, clean dan open government.


Gubernur NA diberbagai forum menyatakan tekadnya untuk menghadirkan pemerintahan di Sulsel yang terbuka, transparan dan partisipatif sehingga rakyat ikut berkolaborasi dalam percepatan pembangunan, melibatkan masyarakat untuk melawan kemiskinan, pengangguran dan keterbelakangan.

Gubernur NA mengatakan bahwa menghadirkan tatakelola pemerintahan yang terbuka transparan dan inklusif tersebut tidak hanya pada level provinsi dan seluruh kabupaten/kota, akan tetapi termasuk menyasar tatakelola pemerintahan desa se-Sulsel sebagai pemerintah terdepan dan ujung tombak keberhasilan kinerja pemerintahan di Sulsel.

Kadis Kominfo Statistik dan Persandian Prov Sulsel, Andi Hasdullah dalam rilisnya, Rabu (18/09/2019) mengatakan bahwa kebijakan Pak Gubernur Nurdin Abdullah dalam keterbukaan informasi publik yang inklusif bersama pemerintah kab/kota dan seluruh desa di Sulsel siap untuk ditindaklanjuti dengan meluncurkan program keterbukaan informasi publik melalui peran dan fungsi PPID desa dengan standar layanan informasi publik sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2018 tentang Standar Layanan Informasi Publik Desa.

Hasdullah menambahkan, di triwulan akhir tahun 2019 akan melakukan bimbingan teknis untuk para kades dan sekdes yang melibatkan 1000 desa dari 2255 desa di Sulsel, selebihnya kita akan lanjutkan di tahun 2020 sehingga seluruh desa di Sulsel akan membentuk PPID desa yang bertugas untuk memberikan layanan info publik desa.

Kegiatan ini juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari upaya kita untuk mengawal dan memperkuat program pembangunan di desa, baik itu anggaran yang bersumber dari dana desa, program pemerintah pusat masuk desa, pemerintah provinsi masuk desa, kabupaten yang masuk kedesa. Bahkan program swasta masuk desa dan berbagai informasi pemerintahan desa lainnya.

Dalam program keterbukaan informasi desa ini kita akan mendorong para bupati, Diskominfo kabupaten, PPID kabupaten, camat dan instansi terkait lainnya untuk mengawal program ini melalui monev rutin dan berkelanjutan sampai dipastikan semua desa di Sulsel sudah melaksanakan layanan informasi desa melalui optimalisasi peran dan fungsi PPUD desa.

Hasdullah berharap program gerakan keterbukaan informasi desa ini dapat berjalan dengan baik dan maksimal dengan dukungan para bupati, camat dan para kepala desa dan ini menjadi salah satu program inovasi Diskominfo Sulsel karena gerakan keterbukaan informasi publik berbasis desa ini dimulai dari Sulawesi Selatan.

"Sebelum pelaksanaan program tersebut, saya Kadis Kominfo-SP akan melaporkan lengkap kepada gubernur NA, lanjut berkordinasi dengan para bupati dan instansi terkait lainnya, kemudian dalam acara itu akan dilakukan penandatanganan MoU antara KIP Pusat dengan Gubernur Sulsel dan para bupati terkait komitmen untuk keterbukaan informasi publik di Sulawesi Selatan,"pungkas Hasdullah.(K.Desi)

Random Post

Back To Top