Info update
Loading...
Minggu, 18 Mei 2025

Hamka B Kady Apresiasi Sekolah Lapang Iklim Yang Digagas BMKG

GOWA (MEDIA INDONESIA HEBAT) Politisi Senior yang duduk sebagai Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady mendukung pentingnya Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang dilaksanakan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diikuti oleh peserta dari para perwakilan petani di berbagai kecamatan di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.


Hal ini dikatakan Hamka B Kady untuk memberikan pemahaman kepada para petani terkait dampak dari perubahan iklim yang tentunya dapat mempengaruhi sektor pertanian kita.


Selain itu, Hamka juga menekankan bahwa kebermanfaatan sarana dan prasarana yang telah dibangun pemerintah dalam mendukung keberhasilan Swasembada Pangan yang dicita-citakan Presiden Prabowo Subianto harus dijaga dan tentunya di teruskan oleh pemerintah demi keberlangsungan petani.


Hal itu disampaikan Hamka B Kady saat memberikan sambutan di kegiatan Sekolah Lapang Iklim (LSI), yang bertempat di Aula Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku Gowa, di Jln Malino KM.3, Tamarunang, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Sabtu (17/5/2025).


Legislator asal Dapil Sulsel I yang aktif mendukung program Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dampak perubahan iklim dan adaptasi pertanian terhadap perubahan iklim mengungkapkan bahwa bendungan besar yang telah dibangun oleh pemerintah itu juga harus didukung dengan sarana irigasi sekunder dan tersier sehingga aliran air itu bisa sampai menyentuh ke sawah.


"Yang di inginkan Presiden ini jangan hanya membendung saja, tetapi manfaat dari bendungan itu ada ngak irigasi sekundernya, irigasi tersiernya untuk dialiri sampai ke sawah," Ujar Hamka.


Dikatakan Hamka, bahwa jika ini tidak lakukan dengan baik maka tak akan mungkin bisa Swasembada Pangan sehingga sambung Hamka ini harus ter bentengi dengan baik.


Politisi senior Partai Golkar ini pun mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh BMKG hanya salah satu cara saja untuk memberikan informasi ke petani, bahwa tanggal sekian boleh turun untuk menanam.


Tapi mungkin lanjut Hamka bahwa petani juga sudah punya pengetahuan, jadi disinkronkan pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan secara ilmiah.


"Makanya setiap tahun anggaran kita perhitungkan itu dengan baik agar setiap tahun ada pelatihan itu," Pungkas Anggota Komisi V ini.


Diketahui, Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang inisiasi oleh Badan BMKG Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani terkait infomasi perubahan iklim dan pemanfaatannya pada sektor pertanian.

Peserta dari kegiatan tersebut, di ikuti oleh 30 orang terdiri dari perwakilan petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gowa.(RED/MIH/KS)

0 komentar :

Posting Komentar

Back To Top