Info update
Loading...
Selasa, 23 Juli 2024

Mantap, Camat Minasatene Fasilitasi Warga Dan Balai Perkeretaapian Terkait Masalah Pembebasan Lahan

 


PANGKEP (MEDIA INDONESIA HEBAT) Camat Minasatene Fasilitasi Warga Dan Balai Perkeretaapian Terkait Masalah Pembebasan Lahan warga.

Camat Minasatene fasilitasi pertemuan masalah pembebasan lahan warga yang terkena jalur rel kereta api dari kelompok 15 Kelurahan Bontokio dan sekitarnya dengan Balai perkeretaapian yang berlangsung di Aula Kantor Camat Minasatene jalan Cempaka Kelurahan Minasatene Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan pada Senin 22 Juli 2024.

Pertemuan fasilitasi tersebut ditempuh sebagai tindak lanjut penyampaian aspirasi warga masyarakat terdampak masalah khususnya dari kelompok 15 yang melakukan aksi unjuk rasa pemblokiran rel kereta api di kampung Tala tala Bontokio beberapa hari yang lalu. 

Camat Minasatene Wirawan Gangka memimpin rapat didampingi Kapolsek minasatene Hasri Laco mempertemukan antara warga terdampak yang terkena jalur rel kereta api dan belum terselesaikan ganti rugi hingga saat ini terkhusus kelompok 15 dengan Balai perkeretaapian Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadir dari pihak warga dan keluarga yang didampingi H Syamsul Rijah, SH, MH., Rahmat Hidayat Amahoru, SH, MH., Khairul Gaffar, SH bersama Usman Narayan Ketua Tim para legal LBH Tombak Keadilan.

Sedangkan Balai Perkeretaapian dipimpin Kepalanya Deby bersama jajaran Dishub Provinsi Sulsel, Kasat Intel Polres Pangkep Edward wakili Kapolres, Danunit Intel Kodim Pangkep letda infanteri Kamaruddin wakili Dandim, Kasi Pengadaan Tanah BPN Pangkep Ambo tuwo dan ajaran.

Pimpin rapat Wirawan Gangka mengatakan pertemuan hari ini untuk memfasilitasi, mempertemukan warga dengan Kabalai Perkeretaapian yang ada di Makassar.

"Diharapkan semoga pertemuan ini sudah ada titik terangnya kepada kita semua karena mungkin kita semua yang ada di sini hadir tidak mau lagi ada permasalahan terkait masalah pembebasan rel kereta api," ungkapnya.

Kita berdoa ucap Wirawan, semoga dengan kepala Balai yang baru ini sudah ada solusi supaya bisa berjalan dengan baik terkhusus yang di kelurahan itu.

"Harapan saya karena tugasn saya sebagai pemerintah yang fasilitas mempertemukan bagaimana jalan terbaik untuk kita semua," ucapnya.

Sementara Rahmat Hidayat Amahoru menyampaikan, harapan selaku kuasa hukum dari teman-teman yang ada di Minasatene adalah pihak kepala Balai khususnya kereta api menyelesaikan persoalan ini dengan rasa kemanusiaan agar aktivitas yang ada di atas objek milik masyarakat yang diklaim oleh pemerintah terkurusnya Kementerian perhubungan bisa beraktivitas kembali dengan baik dengan menyelesaikan hak-haknya masyarakat Minasatene.

Sedangkan Deby dalam tanggapannya mewakili dari Balai dalam hal ini Balai pengelola kereta api Sulawesi Selatan dan karena saya juga baru di sini tentu untuk mempelajari itu apa yang kita diskusikan hari ini kan.

"Tentu butuh waktu juga ya gitu kan, enggak bisa instan seperti itu, tapi hasil pertemuan hari ini kami akan sampaikan ke pimpinan kami di kantor pusat mudah-mudahan dengan adanya kami di sini jadi jembatan lah untuk masyarakat di sini agar aspirasinya itu bisa tersampaikan," pungkasnya.

Perwakilan masyarakat terdampak yang terkena jalur rel kereta api Ikbal mendesak ya Balai pekerja kiranya segera memikirkan dan mencarikan solusi penyelesaian dari masalah yang telah berlarut-larut ini. 

"Kiranya semua pihak stakeholder terkait agar dengan pemikiran yang jernih dan dengan itikad nurani kemanusiaan perhatian dan kepeduliannya terhadap warga terdampak," harapnya. (RED/MIH/MY)

0 komentar :

Posting Komentar

Back To Top